TRENGGALEK, bioztv.id – Longsor menutup akses jalan menuju SD Negeri 4 Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Namun, semangat para siswa untuk ikut ujian sekolah tetap tinggi. Sebagai solusi, ujian pun digelar di rumah warga.
Lima siswa kelas 6 terpaksa mengikuti ujian sekolah di salah satu rumah penduduk. Ini terjadi sejak Selasa (20/5/2025). Jalur utama menuju sekolah masih tertutup material longsor.
Guru SD Negeri 4 Depok, Hamdan Fauzi, mengatakan ujian harus tetap berjalan sesuai jadwal. Pihak sekolah memutuskan menjemput bola. Mereka mengumpulkan siswa di lokasi yang aman.
“Karena akses ke sekolah tertutup longsor, kami kumpulkan siswa di rumah warga. Hari ini ada lima siswa yang ujian di sini. Kalau di sekolah ada 17 siswa lainnya,” terang Hamdan.
Hari ini, para siswa mengikuti ujian mata pelajaran Bahasa Inggris dan PJOK. Proses ujian berlangsung tertib, meskipun di ruang seadanya.
Hamdan memastikan bangunan sekolah aman dari longsor. Hanya saja, akses jalan dari wilayah terdampak menuju sekolah benar-benar terputus. Selain siswa kelas 6, beberapa anak dari kelas 1 hingga kelas 5 juga memiliki rumah di sekitar titik longsor.
“Untuk ujian kelas lain masih bisa daring,” imbuhnya. “Hanya kelas 6 ini yang harus tatap muka, jadi kami upayakan tetap berjalan meski di luar sekolah,” katanya.
Salah satu siswi kelas 6, Citra, mengaku tetap semangat mengikuti ujian. Ia berharap jalan segera diperbaiki agar bisa kembali bersekolah seperti biasa.
“Saya ikut ujian disini karena jalannya longsor, nggak bisa ke sekolah,” ujar Citra.
Diketahui bahwa, bencana longsor di Kabupaten Trenggalekterjadi pada Senin sore, 19 Mei 2025 lalu. Hujan deras mengguyur kawasan pegunungan. Tebing setinggi belasan meter runtuh. Tiga rumah warga di Dusun Kebonagung, Desa Depok, tertimbun material longsor.
Enam orang dari satu keluarga sempat dinyatakan hilang. Hingga Kamis sore, dua korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal. Empat lainnya masih dalam proses pencarian.(CIA)
Views: 41
















