Cetak Sejarah Baru Pelantikan 961 Kepala Daerah di Istana,  Simak Pesan Prabowo Subianto Ini

oleh
oleh

JAKARTA, bioztv.id – Istana Kepresidenan Jakarta menjadi saksi sejarah pada Kamis pagi, ketika Presiden Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah secara serentak. Acara yang digelar dengan khidmat ini menandai dimulainya masa jabatan para gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota terpilih untuk periode 2025-2030.

Pelantikan ini tidak hanya menjadi yang pertama dalam sejarah Indonesia, tetapi juga menegaskan komitmen Presiden Prabowo untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, Presiden Prabowo menegaskan bahwa para kepala daerah yang baru dilantik harus berkomitmen penuh untuk membela kepentingan rakyat. Ia menekankan pentingnya kerja keras, loyalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah yang telah diberikan oleh masyarakat.

Sumpah Jabatan dan Pesan Presiden Prabowo

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab para kepala daerah sebagai pelayan rakyat.

“Saudara-saudara telah memenangkan kepercayaan rakyat melalui proses demokrasi yang dinamis. Sekarang, tugas kita adalah membela kepentingan rakyat, bekerja keras, dan memastikan kesejahteraan masyarakat,” tegas Prabowo.

Presiden juga mengingatkan bahwa meskipun para kepala daerah berasal dari latar belakang yang berbeda, mereka adalah bagian dari satu keluarga besar Indonesia.

“Kita berbeda suku, agama, dan partai, tetapi kita satu dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. Tugas kita adalah menjaga persatuan dan memajukan bangsa,” tambahnya.

Proses Pelantikan yang Meriah dan Khidmat

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 15/P Tahun 2025 dan Nomor 24/P Tahun 2025 untuk gubernur dan wakil gubernur, serta Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 100.2.1.3 – 221 Tahun 2025 dan Nomor 100.2.1.3 – 1719 Tahun 2025 untuk bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota. Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti, membacakan Keppres, sementara Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, membacakan Kepmendagri.

Suasana di Istana Kepresidenan terasa meriah namun tetap khidmat. Ribuan undangan hadir menyaksikan momen bersejarah ini. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menjelaskan bahwa persiapan acara ini memakan waktu berhari-hari.

“Kami bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan acara berjalan lancar. Ini adalah momen monumental yang harus diabadikan dengan baik,” ujar Yusuf.

Respon Para Kepala Daerah

Bagi para kepala daerah yang dilantik, momen ini tidak hanya bersejarah, tetapi juga penuh makna. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan rasa harunya.

“Saya sangat terinspirasi oleh pesan Presiden. Ini adalah momen bersejarah, dan saya bangga menjadi bagian dari perubahan besar ini,” kata Sherly.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, juga menyampaikan kebanggaannya.

“Pelantikan ini menjadi simbol sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Kami siap mewujudkan visi Presiden untuk kemajuan daerah,” ujarnya.

Retreat Kepala Daerah di Magelang

Usai pelantikan, Presiden Prabowo mengumumkan bahwa para kepala daerah akan segera mengikuti retreat yang diselenggarakan oleh Menteri Dalam Negeri di Magelang, Jawa Tengah.

“Kita akan bertemu lagi di Magelang untuk membahas langkah-langkah strategis ke depan. Saya yakin, dengan kerja keras dan kolaborasi, kita bisa menghadapi tantangan yang ada,” kata Prabowo.

Catatan Sejarah Baru

Prabowo mengungkapkan jika pelantikan serentak 961 kepala daerah ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah dalam pemerintahan Indonesia, tetapi juga mencerminkan kekuatan demokrasi dan persatuan bangsa. Dengan semangat baru, para kepala daerah siap memimpin dan membawa perubahan positif bagi daerah masing-masing. Momen ini juga menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci untuk mencapai kemajuan bangsa.

“Ini adalah bukti bahwa Indonesia adalah bangsa besar dengan demokrasi yang hidup dan dinamis.” pungkasnya.(DAN)

Views: 1