TRENGGALEK, bioztv.id – Krisis air bersih di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur semakin meluas. Ribuan warga di 10 Kecamatan se Trengalek harus berjuang untuk bisa memenuhi kebutuhan air bersih dalam setiap harinya. Bahkan, saat tidak mendapatkan kiriman air bersih, sebagian warga harus membeli air dari sumber untuk memenuhi kebutuhan airnya.
Salah satu warga RT 8 RW 3 Dusun Krajan, Desa Dermosari, Kecamatan Tugu, Purwanti, mengungkapkan bahwa kekeringan telah melanda daerahnya sejak Agustus 2024. Saat ini kondisi sumur sumur warga sudah menegring.
“Kalau sumur bor masih ada, tapi saya tidak punya sumur bor, hanya sumur biasa.” ujarnya.
Purwanti juga menjelaskan, selama ini jika tidak ada kiriman air, warga harus membeli air di sumbernya. Jika ambil sendiri, untuk air biasa harganya Rp 1.000 per galon, sedangkan untuk air minum Rp 2.000 per galon.
“Kalau minta diantar ke rumah, ada tambahan biaya kirim,” imbuhnya.
Ia menjelaskan bahwa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarganya membutuhkan sekitar lima galon air setiap hari untuk mandi. Sementara itu untuk kebutuhan air minum, dalam satu minggu hanya membutuhkan sekitar dua galon air.
“Kondisi seperti ini sudah terjadi sejak 3 Tahun terakhir, setiap musim kemarau daerah kami dilanda kekeringand an sulit mendapatkan air bersih.” jelas Purwanti.
Dengan adanya bantuan air bersih dari Satlantas Polres Trenggalek, Purwanti mengaku sangat terbantu. Dengan bantuan air bersih ini ia tidak perlu lagi membeli air lagi untuk kebutuhan sehari-hari, khususnya untuk mandi dan mencuci.
“Saya hanya perlu membeli air untuk minum saja. Bantuan ini sudah cukup meringankan beban kami,” tambahnya.
Sesuai data yang dihimpun BPBD Kabupaten Trenggalek, saat ini, krisis air bersih di Trenggalek telah melanda 24 desa di 10 kecamatan. Kecamatan yang terdampak meliputi Panggul, Dongko, Suruh, Karangan, Tugu, Bendungan, Trenggalek, Pogalan, Durenan, dan Gandusari. Kondisi terparah terjadi di Kecamatan Panggul. Data dari pemerintah setempat mencatat, sebanyak 9.092 jiwa dari 3.245 kepala keluarga (KK) terdampak krisis air bersih ini.(CIA)
Views: 3
















