Penyelarasan Data Pemdes Tumbang Samui, Mahasiswa ITB-AD Hadirkan Validitas Data yang Akurat

oleh
oleh
Penyelarasan Data Pemdes Tumbang Samui, Kecamatan Manuhing Raya, Gunung Mas, Klaimantan Tengah
Penyelarasan Data Pemdes Tumbang Samui, Kecamatan Manuhing Raya, Gunung Mas, Klaimantan Tengah

GUNUNG MAS, bioztv.id – Pacu penyelarasan data profil desa Tumbang Samui, Kecamatan Manuhing Raya, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD) Jakarta, Wawandri, dampingi pemerintah desa setempat. Mellaui proyek independennya, ia mambantu memvalidasi sejumlah data. Baik data sumber daya manusia, maupun data penting lain pemerintah desa setempat.

Mahasiswa ITB-AD, Wawandri mengatakan, Desa Tumbang Samui merupakan desa yang terletak di wilayah perbukitan dengan luas 85,43 km². Mayoritas penduduknya, yang berjumlah 669 jiwa dari 193 kepala keluarga, bergantung pada sektor perkebunan karet dan sawit rakyat sebagai mata pencaharian utama.

“Meskipun desa ini memiliki potensi besar, upaya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sering terkendala oleh ketidaksesuaian data yang tercantum dalam profil desa dengan kondisi nyata di lapangan,” ujar Wawandri.

Kasi Pemerintahan Desa Tumbang Samui, Apri, juga menyampaikan bahwa masalah utama yang dihadapi desanya adalah kesulitan dalam memperoleh data dasar keluarga yang valid. Sering kali pemdes menemui perbedaan antara data yang ada di profil desa, dengan realita dilapangan tidak sama.

“Misalnya, banyak warga yang sudah lama bekerja di luar desa tetapi belum memutakhirkan data kependudukan mereka,” ungkap Apri.

Ketidakselarasan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk sulitnya jaringan telekomunikasi. Dampaknya, tak jarangproses penginputan data dalam aplikasi Profil Desa dan Prodeskel juga terhambat. Selain itu, pergantian perangkat desa, terutama pada posisi Kasi Pemerintahan, turut memperburuk situasi.

“Saya yang baru saja menjabat pada Agustus 2023, masih harus beradaptasi dengan sistem yang ada, sehingga memerlukan pendampingan dalam pengelolaan data,'” imnbuhnya.

Dalam menghadapi kendala tersebut, Mahasiswa ITB-AD, Wawandri menawarkan solusi berupa pendampingan langsung kepada perangkat desa atau petugas yang bekerja disana. Wawandri dan Timnya tak segan untuk melakukan kunjungan ke keluarga-keluarga yang datanya sulit didapatkan.

“Ini membantu memastikan data yang kami peroleh benar-benar akurat,” jelas Wawandri.

Selain itu, pemutakhiran data dilakukan secara sistematis per RT untuk memastikan tidak ada informasi yang terlewatkan. Harapannya, langkah ini bisa menghadirkan data yang lebih akurat dan akuntabel bagi berbagai kepentingan pembangunan desa.

“Data yang akurat adalah kunci dari segala penyusunan perencanaan pembangunan. Jika datanya valid, maka perencanaan juga bisa tepat sasaran,” tegas Wawandri

Pendampingan ini berlangsung selama Mei hingga Juli 2024, dengan hasil yang cukup signifikan. Data yang diperoleh dari proses ini menunjukkan peningkatan akurasi, terutama dalam hal jumlah penduduk, distribusi usia, pendidikan, dan jenis pekerjaan.

“Kini kami memiliki data yang lebih bisa diandalkan, yang tentunya akan sangat berguna untuk berbagai kegiatan desa di masa depan,” Ungkap Apri.

Kepala Desa Tumbang Samui, Yanto B. Soepa, mengapresiasi upaya pendampingan ini. Pasalnya, data yang akurat sangat penting bagi pemerintah desa dalam merencanakan pembangunan desa.

“Dengan adanya pendampingan ini, kami berharap bisa lebih efektif dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Proyek ini juga memberikan manfaat yang luas bagi berbagai pihak, baik Pemerintah Desa, mitra kerjasama, dan institusi pendidikan. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas dan kemandirian dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa. Sementara itu, bagi masyarakat umum, adanya data yang valid diharapkan mampu membentuk satu pola pikir baru mengenai pentingnya validasi data kependudukan.

“Dengan selesainya proyek ini, saya berharap Desa Tumbang Samui kedepan semakin maju. Dengan data yang valid dan perencanaan yang lebih baik, saya yakin pembangunan juga menjadi lebih baik,” pungkas Wawandri.(MMA)

Views: 9