TRENGGALEK, bioztv.id – 5 Menit menjelang bencana longsor menjadi waktu paling berharga yang tak pernah terlupakan bagi Salwa. Bocah yatim piatu asal Desa Masaran, Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek, jawa Timur. Pasalnya, 5 menit setelah ia keluar rumah, tiba tiba bencana longsor hantam dan hancurkan rumah yang ia tinggali.
Berdasarkan keterangan Kepala Desa Masaran, Supardi, yatim piatu atas nama Nurul Iqsani Lailatul Salwa alias Salwa, selama ini tinggal bersama kakek dan neneknya. Saat kejadian bencana longsor pada 18 Okober lalu, Salwa berada didalam rumah, sedangkan Neneknya memasak di dapur. sementara itu kakeknya diluar rumah sedang mengalirkan genangan air hujan. Saat diluar rumah, tiba tiba Kakek Salwa melihat ada pergerakan tanah longsor, sontak ia langsung berteriak meminta agar salwa dan enneknya keluar rumah. 5 Menit setelah salwa dan enenknya berada dilur rumah, tiba tiba bencan longsor timbun rumah tersebut beserta isinya.
Saat meninjau kondisi rumah Salwa, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini menyampaikan, pihaknya mengaku sangat terharu atas kondisi bencana longsor yang menimpa rumah Salwa pada 18 Oktober lalu. Akibat longsor pada pukul 05.00 WIB itu, seluruh peralatan sekolah, mainan, dan barang barang milik Salwa terkubur longsor bersama rumah yang selama ini ia tinggali.
Novita juga menambahkan, selain mengunjungi langsung rumah Salwa, pihaknya juga tinjau sejumlah daerah lain yang terdampak bencana. Ia akan mendata apa saja yang dibutuhkan warga terdampak dalam waktu dekat, dan solusi untuk jangka panjang. Disisi lain, untuk rumah kondisinya sudah tidak aman ditempati, pihaknya akan merekomendasikan agar bisa dibangunkan kembali di lokasi yang benar-benar aman.
Views: 149
















