TRENGGALEK, bioztv.id – Guru honorer yang tidak tercover formasi perekrutan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebelum penghapusan, dimungkinkan masih bisa masuk melalui jalur umum tahun berikutnya. Dinas Dikpora optimis kedepannya perekrutan PPPK Guru tetap ada. karena setiap tahun juga banyak guru yang pensiun.
Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Trenggalek, untuk Formasi perekrutan PPPK khusus guru, pihaknay sudah mengusulkan sejumalh 1.000. Formasi itu diperuntukkan bagi mereka yang sudah lulus passing grade, K2, dn mereka yang sudah mengabdi minimal 3 Tahun. Sementara itu jumlah guru honorer yang terdata sejumlah 1130. Artinya, masih ada sekitar 130 guru yang belum tercover.
Lebih lanjut Kepala dinas dikpora Trenggalek, Totok Rudijanto menyampaikan, jika saat penghapusan tenaga honorer mendapatng masih ada GTT yang belum tercover, pihaknya meyakini jika mereka kedepannya bisa ikut seleksi PPPK melalui jalur umum pada tahun berikutnya. Ia optimis, perekrutan PPPK guru akan tetap ada. Karena daam setiap tahunnya selalu ada guru yang pensiun. Jika tidak diisi, maka berdampak pada kekurangan tenaga pendidik.
Seperti diberitakan sebelumnya,, Sesuai data yang dihimpun dinas dikpora Trenggalek, guru honorer yang sudah PG sejumlah 611, sedangkan untuk K2 sekitar 5. Artinya, jika kuota PPPK Tahun 2022 sebanyak 1.000, maka masih ada ratusan guru honorer non PG dan K2 yang bisa tercover. Jumlahnya masih lebih dari 300an. Kuota itu yang rencananya diperuntukkan bagi guru honorer dengan masa kerja minimal 3 Tahun. Proses pengangkatan terhadap 3 kategori ini nantinya juga sama, yaitu diangkat menjadi PPPK tanpa tes.
Views: 58
















