Struktur Bangunan Kuno di Desa Gondang Trenggalek Diduga Peninggalan Sebelum Majapahit ?

oleh
oleh
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur mulai ekskavasi temuan struktur bangunan kuno di Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini dilakukan selama 5 hari. Dari ukuran batu bata yang ditemukan, struktur bangunan tersebut diduga sudah ada sejak sebelum era kerajaan Majapahit.
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur mulai ekskavasi temuan struktur bangunan kuno di Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini dilakukan selama 5 hari. Dari ukuran batu bata yang ditemukan, struktur bangunan tersebut diduga sudah ada sejak sebelum era kerajaan Majapahit.

TRENGGALEK, bioztv.id – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur mulai ekskavasi temuan struktur bangunan kuno di Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini dilakukan selama 5 hari. Dari ukuran batu bata yang ditemukan, struktur bangunan tersebut diduga sudah ada sejak sebelum era kerajaan Majapahit.

Menurut keterangan tim ekskavasi, dari proses penggalian awal, petugas menemukan batu bata berbetuk persegi panjang dan memiliki ketebalan antara 8-9 sentimeter (cm). Batu bata dengan bentuk seperti itu, biasa ditemukan pada bangunan era sebelum masa Kerajaan Majapahit. Tapi itu baru salah satu indikasi. sehingga ia belum bisa memastikan secara pasti sejak kapan bangunan kuno itu ada.

Lebih lanjut Ketua Tim Ekskavasi Muhamad Ichwan menjelaskan, struktur bata kuno yang diekskavasi itu berada tak jauh dari pemukiman warga. Bahkan, lokasi salah satu sisinya hanya berjarak sekitar 10 meter dari salah satu rumah warga. Nantinya hasil dari proses ekskavasi itu akan menentukan tindak lanjut dari langkah penyelamatan situs.

Seperti diberitakan sebelumnya, ditemukan warga sejak 2018 lalu, struktur bangunan kuno di desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, mulai dilakukan penggalian atau ekskavasi. Saat ini struktur tersebut sudah terlihat susunan bata kuno dengan ukuran besar. Proses ekskavasi ini dilakuka oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) jatim.

Views: 988