TRENGGALEK, bioztv.id – Tak bisa ajukan dana alokasi khusus (DAK) fisik untuk pembangunan gedung sekolah, SD-SMP satu atap Kampak akhirnya ambruk rata dengan tanah. Bangunan ini merupakan bekas ruang kelas yang dialih fungsikan untuk mushola. Hal ini dilakukan karena kondisinya sudah lama rusak, namun berusaha untuk dimanfaatkan.
Ambruknya bangunan sekolah SD-SMP Satu atap Kampak, yanga da di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, kabupaten Trenggalek ini terjadi pada 24 Juni sekitar Pukul 03.00 WIB dini hari. Bangunan yang ambruk ini telah mengalami retak-retak sejak beberapa pekan terakhir. Kondisi bangunan itu berdiri di pinggir tebing dengan kondisi tembok penahan sudah terlebih dulu miring. Sehingga saat longsor, bangunan itu ikut hancur.
Kepala SD-SMP Satap 1 Kampak, Iksanto, menjelaskan, sebelum bangunan itu roboh, pihaknya sudah pernah mengajukan proposal ke Dikpora agar mendapatkan kucuran DAK fisik. Karena kondisi satatus aset tanah sekolah ini masih milik pemerintah desa akhirnya tidak bisa mengajukan. KarPasalnya, sesuai ketentuan terbaru, untuk mendapatkan kucuran dana DAK fisik, status lahan harus milik pemerintah daerah.
Iksanto juga menambahkan, karena tidak bisa mengajukan kucuran dana DAK, pada beberapa hari lalu sebelum bangunan ini longsor, pihaknya sudah mengirimkan proposal ke dinas pemukiman Provinsi Jawa Timur. Proposal itu terkait permintaan pembangunan plengsengan atau tembok penahan bangunan yang sudah sangat membahayakan. Namun, saat pengajuan itu belum ada realisasi, bangunan gedung sudah ambruk.
Views: 58
















