TRENGGALEK, bioztv.id – Menghias kawasan perkampungan ternyata sudah menjadi budaya warga di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur setiap momen lebaran tiba. Tradisi ini sudah dilakukan sejak puluhan tahun silam, namun untuk konsep, jenis hiasan, dan cara menghiasnya, dari tahun ke tahun terus berinovasi dan menjadi lebih meriah.
Seperti inilah kondisi perkambungan di Kabupaten Trenggalek saat hari raya Idul Fitri. Kemeriahan terlihat disepanjang jalan jalan desa hingga gang sempit kawasan perumahan warga. Disepanjang jalan ini tampak hiasan kain warna warni yang dipadukan dengan lampu LED. Pemandangan ini tak hanya indah dipandang saat siang hari saja, namun, malam hari pun tampak indah dengan gemerlapnya hiasan lampion warna warni. Bahkan, saat melewati jalanan ini serasa melintasi lorong rumbai yang bercahaya.
Salah satu perangkat Desa Ngadirejo Kecamatan Pogalan, Khoirul Anam menyampaikan, menghias kampung saat hari raya idul fitri sudah menajdi tradisi warga sejak zaman dulu. Namun, seiring perkembangan zaman, cara menghiasnya mengalami berbagai inovasi. Jika zaman dulu menggunakan janur kuning atau daun muda pohon kelapa, saat ini sudah beralih ke pernak pernik yang lebih modern. Diantaranya menggunakan rumbai, lampu LED, dan berbagai pernak pernik lainnya.
Khoirul Anam juga menambahkan, untuk menghias perkampungan ini, warga juga sukarela menggalang dana secara mandiri. Artinya, merka rela merogoh saku masing masing demi memeriahkan perayaan ari raya Idul Fitri. Proses menghias kampung ini juga dilakukan warga secara gotong royong. Dengan penuh semangat mereka sudah mulai menghias kampung mereka sejak pertengahan bulan puasa. Biasanya kegiatan menghias kampung ini baru selesai pada H-2 lebaran. Hiasan ini abru akan dibongkar setelah perayaan hari raya ketupat, atau H+8 Idul Fitri.
Views: 168

















