TRENGGALEK, bioztv.id – Meski kegiatan peledakan kawasan proyek Bendungan Bagong Trenggalek sempat menimbulkan insiden rusaknya rumah warga hingga tempat ibadah, kegiatan blasting atau peledakan akan kembali dilakukan pada 25 Agustus 2021. Pasalnya saat ini progres pembangunan masih cukup rendah, sehingga harus dikejar.
Mengacu keterangan PPK Bendungan Bagong, Saat ini progres pembangunan bendungan bagong masih rendah, yaitu baru tercapai sekitar 1,7%. Sementara itu salah satu kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengejar progres itu adalah kegatan blasting. Pasalnya, jika tidak dilakukan peledakan, otomatis tidak bisa melakukan pekerjaan selanjutnya. Sebelum lakukan blasting pada 25 Agustus, pihaknya juga akan gencarkan sosialisasi ke warga.
Lebih lanjut PPK Bendungan Bagong, Budiono menyampaikan, Untuk mengantisipasi kejadian insiden seperti pada peledakan beebrapa waktu lalu, pihaknya sudah siapkan skenario perubahan. Yaitu pemasangan selimut pada lubang titik lokasi blasting. Dengan skenario ini diharapkan bisa menahan material ledakan agar tidak melesat hingga kawasan permukiman warga.
Budiono juga menambahkan, untuk mengejar progres pekerjaan, selain akan kembali lakukan peledakan, kegiatan lain yang akan dipacu adalah pekerjaan galian fasilitas umum. Karena kondisi tanahnya masig bisa dikeruk, untuk galian fasum ini tidak memerlukan blasting. Sesuai perencanaan, jika sudah selesai bangunan Bendungan Bagong ini akan mampu menampung air sekitar 17 juta liter, dengan luasan lahan sekitar 240 Hektare.
Views: 5

















