TRENGGALEK, bioztv.id – Dampak gejolak antara nelayan pancing dengan nelayan kompresor di perairan Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Dinas kelautan dan perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur berjanji akan sering kunjungi kunjungiNelayan Trenggalek. DKP Jatim juga mengakui jika selama pandemi ini kegiatan kunjungan jarang dilakukan.
Dari hasil audiensi antara DKP Jawa timur dengan kelompok nelayan pancing serta nelayan kompresor di Trenggalek, DKP Jatim meminta agar para Neleyan saling introspeksi diri masing masing, sehingga bisa mengetahui apa yang mereka lakukan itu sudah benar atau belum, jika belum benar maka harus segera diperbaiki. Sementara itu kondisi yang terjadi dilapangan saat ini Nelayan pancing menganggap bahwa nelayan kompresor mengganggu dalam pencarian ikan. Sedangkan nelayan kompresor juga menganggap jika tuduhan terhadap itu tidak mendasar dan tidak benar.
Menanggapi hal ini, Plt Asisten 2 Sekretariat Daerah kabupaten Trenggalek, Ramelan menyampaikan, Jika dilihat memang ada perbedaan pemikiran atau tidak sejalannya pemikiran para nelayan dalam mencari rezeki, selama ini mereka juga terlihat tidak satu frekuensi, sehingga saling menyalahkan. Untu mengurai hal ini, DKP Jawa Timur juga sudah berjanji akan sering sering turun langsung menyapa Nelayan di Trenggalek. DKP akan lebih intens untuk sosialisai terkait cara menangkap ikan yang benar, hingga peraturan peraturan yang harus di taati.
Ramelan juga menjelaskan, selain akan sering memberikan sosialisasi langsung terhadap para nelayan di Kabupaten Trenggalek, DKP Jatim juga akan mengupayakan adanya kucuran bantuan bagi mereka, baik bantuan yang berupa dana hibah, maupun program bantuan lain yang bisa mendongkrak kualitas kesejahteraan nelayan.
Views: 0

















