Beranda NEWS MOMENT Pernah 2 Kali Terkonfirmasi Positif Covid-19, Ini Pesan Kepala Dinsos P3A Trenggalek

Pernah 2 Kali Terkonfirmasi Positif Covid-19, Ini Pesan Kepala Dinsos P3A Trenggalek

2186

TRENGGALEK, bioz.tv – Dua kali positif Covid-19, Kepala Dinas Sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (Dinsos P3A) Kabupaten Trenggalek beberkan sejumlah cara ampuh melawan serangan Virus Corona. Tips Tips tersebut sudah dibuktikannya sendiri saat ia berjuang melawan serangan Covid-19, hingga ia bisa kembali sehat.

Berdasarkan keterangan Kepala Dinsos P3A Kabupaten Trenggalek, selama ia terpapar Covid-19 hingga dua kali, hal pertama yang ia lakukan adalah menjaga agar tidak stres dan tetap positif Thingking bahwa virus itu harus dilawan. Sehingga saat sakit harus berupaya untuk berobat dan punya semangat untuk sembuh. Untuk menjaka kesehatan dan meningkatkan imun tubuh, makan makanan yang bergizi harus tetap dilakukan. Meskipun saat hendak makan tidak merasakan enak, maka harus ditekankan bahwa makan bukanlah keinginan, tapi sebuah kebutuhan untuk menjaga kesehatan.

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistyowati juga menyampaikan, karena pada prinsipnya virus itu bisa dilawan dengan anti body, dan anti body sendiri bisa sehat jika tidak stress, Maka harus tetap makan makanan bergizi, tetap bergerak atau beraktifitas. Dengan tetap beraktifitas otomatis kesehatan imun tubuh juga akan baik. Selain itu dlam setiap harinya juga harus minum air bersih minimal  2 liter per hari, karena Covid-19 itu ternyata juga bisa mempengaruhi kekentalan darah.

Sebelumnya diketahui bahwa, pada awal bulan Desember tahun 2020 Kemarin, Kepala Dinsos P3A dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala setelah ia melakukan perjalanan luar kota. Namun setelah menjalani perawatan ia berhasil sembuh. Selanjutnya pada awal Januari 2021, ia juga kembali terpapar Covid-19 dengan gejala sakit perut dan rasa capek berlebihan. Bahkan ia sempat menjalani rawat inap di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek. Setelah menjalani perawatan dan isolasi, akhirnya pada 20 Januari ia dinyatakan sembuh dan bisa kembali beraktifitas seperti biasa.