Beranda NEWS Rencana Anggaran Check Poin Tingkat Desa Oleh BPBD Trenggalek Kembali Dipertanyakan DPRD

Rencana Anggaran Check Poin Tingkat Desa Oleh BPBD Trenggalek Kembali Dipertanyakan DPRD

83
BERBAGI

TRENGGALEK, bioztv.id – Panggil sejumlah OPD pengguna anggaran penanganan pandmei corona, Sejumlah anggota DPRD Trenggalek kembali pertanyakan rencana realisasi anggaran sejumlah kegiatan oleh BPBD Trenggalek. Beberapa diantaranya yaitu terkait rencana alokasi anggaran untuk check point di tingkat desa.

Laporan BPBD Trenggalek terkait alokasi anggaran penanganan pandemic corona yang disampaikan di Graha Paripurna DPRD Trenggalek kembali sisakan sejumlah kejanggalan. Beberapa diantaranya terkait anggaran untuk check point tingkat desa, sementara itu menurut anggota Komisi 4 DPRD keberadaan check point di tigkat desa itu tidak ada. Sehingga anggaran tersebut akhirnya  akan ditiadakan, namun disisi lain sejumlah petugas di desa yang memberlakukan kawasan tertib Physical Distancing, saat ini juga menunggu honor dari anggaran tersebut.

Menanggapi rencana pencoretan sejumlah anggaran BPBD ini, Ketua DPRD Trenggalek Samsul Anam menyampaikan, Pencoratan tersebut sebenarnay bukan peniadaan anggaran secara langsung, namun pencoretan tersbeut dilakukan apabila terjadi double penganggaran dari OPD yang berbeda, seperti halnya jika kegiatan tersebut sudah diangarkan oleh OPD A, maka OPD lainnya tidak perlu menganggarkan. Sehingga angarannya bisa dialokasikan untuk kegiatan lain yang belum teranggarkan.

Perlu diketahui bahwa, Sedikitnya ada 76 Miliar rupiah total anggaran untuk penanganan pandemi corona di Kabupaten Trenggalek, anggaran tersebut akan digunakan oleh 7 OPD, yaitu BPBD, DInas Kesehatan, RSUD Dr.Soedomo, SatpolPP, Dinas Pertanian dan Dinas Sosial. Dari hasil klarifikasi dengan sejumlah OPD diketahui bahwa, hingga saat ini penyerapan anggaran covid-19 di masing masing OPD masih terserap sekitar 13%.