Pembunuhan Santri ODGJ Di Trenggalek, Ternyata Seperti Ini Hasil Penyelidikan Reskrim

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Tindak lanjuti kasus pembunuhan santri ODGJ di Pondok Gunung Kebo Trenggalek, jajaran Satreskrim Polres Trenggalek langsung lakukan oleh kejadian perkara (TKP), dan mengamankan sejumlah barang bukti.  Salah satunya yaitu alat yang digunakan untuk menganiaya korban hingga meninggal dunia.

Mengacu keterangan Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Trenggalek Ipda Katik menyampaikan, Berdasarkan informasi yang diterimanya, kejadian pembunuhan santri ODGJ di Pondok Gunung Kebo ini terjadi pada 29 Februari sekitar pukul 05.30 pagi hari. Pelaku adalah Matal, pria 61 tahun asal Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Sedangkan korbannya adalah Samuri,  Pria42 tahun asal Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan, yang merupakan sama sama penghuni pondok.

Lebih lanjut Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Trenggalek Ipda Katik menjelaskan, Pembunuhan ini dilakukan di serambi masjid pondok. Awal korban tidur bertiga. Pelaku  melukai korban sebuah alat linggis. Tiba-tiba, Matal mendatangi korban dan melukainya berkali-kali hingga meninggal.  Sementara itu beberapa barang bukti yang diamankan antara lain, karpet alas tidur korban, kain yang digunakan untuk bantal, serta alat yang dipakai untuk menganiaya berupa linggis.

Perlu diketahui bahwa, antara korban dan pelaku tidak mempunyai masalah sebelumnya. Pelaku  sudah 1 tahun di Pondok, yang bersangkutan juga termasuk rajin beribadah, sedangkan korban masuk pondok kurang lebih 2 Minggu. korban juga ternkenal pendiam kalau di dalam pondok. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya berharap nantinya ada penjaga keamanan yang lebih ketat dari dinas terkait.

Views: 1