Pasca Kritisi Ranperda APBD Trenggalek 2020, Fraksi Fraksi DPRD Dengarkan Alasan Bupati

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Pasca kritisi ranperda APBD Trenggalek tahun 2020, fraksi fraksi DPRD Trenggalek akhirnya terima jawaban bupati, yang disampaikan dalam rapat paripurna. Jawaban Bupati tersebut diantaranya berisi tentang beberapa upaya peningkatan PAD dengan cara melibatkan pihak ketiga.

Menurut keterangan ketua DPRD Trenggalek, beberapa poin yang sempat dikritisi oleh sejumlah fraksi diantaranya, menyoroti terkait upaya mengatasi menurunnya pendapatan asli daerah dan upaya menggali investor dalam rangka mendukung capaian RPJMD tahun depan. Selain itu fraksu fraksi juga sempat menyoroti terkait upaya penanganan kekeringan yang rutin terjadi dalam setiap tahunnya.

Lebih lanjut ketua DPRD Trenggalek, Samsul Anam menjelaskan, setelah mendengarkan jawaban bupati terkait ranperda APBD 2020, intinya fraksi fraksi bisa menerimanya. Selanjutnya, ranperda ini akan dibahas lebih lanjut hingga final. Pembahasan renperda APBD Trenggalek 2020 ini juga ditargetkan bisa selesai secepatnya.

Perlu diketahui bahwa, mengacu asumsi  tahun sebelumnya, ada pengurangan dana transfer sekitar 52 milyar rupiah, namun asumsi dari KUA dan PPAS yang telah dibahas ada sekitar 145 milyar rupiah. Sehingga dari persoalan tersebut perlu adanya rasionalisasi dengan adanya masukan, kritikan dan solusi untuk pengelolaan APBD yang lebih baik pada tahun 2020 mendatang.

Views: 0