Rencana Pembangunan Pasar Pon Menjadi Penyumbang SILPA Besar Pada Tahun 2018

oleh
oleh

TRENGALEK, bioztv.id – Rencana pembangunan pasar Pon Kabupaten Trenggalek menjadi penyumbang SILPA yang besar pada tahun 2018 lalu. Pasalnya anggaran tersebut tidak bisa diserap karena sudah masuk pada perencanaan pembangunan nasional, dan sudah dianggarkan oleh pemerintah pusat.

Berdasarkan penjelasan ketua komisi 2 DPRD Kabupaten Trenggalek, besarnya sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) pada tahun 2018 tersebut disumbang dari sisa pembiayaan belanja tidak langsung, belanja langsung, dan pelampauan Pendapatan dari lain lain yang sah, yang tidak bisa diserap pada tahun tersebut.

Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Trenggalek, Mugianto menernagkan, salah satu penyumbang SILPA dengan angka yang cukup besar adalah rencana pembangunan pasar pon, angaran tersebut tidak bisa diserap karena rencana pembangunan pasar Pon tersebut akan dibiayai oleh pemerintah pusat. Selain disumbang oleh pasar PON, besarnya silpa tersebut juga di sumbang oleh beberapa kegiatan lain tidak bisa dilaksanakan, seperti halnya terjadinya gagal lelang pada sejumlah pengadaan barang dan jasa, rencana gaji cpns dan beebrapa kegiatan lain yang tidak bisa terealisasi.

Perlu  diketahui bahwa, rencana awal pembangunan pasar pon akan dibiayai oleh pemerintah daerah dengan anggaran mencapai 35 Miliar rupiah, namun rencana proses pembangunannya akan dilakukan 3 tahap selama 3 tahun. Namun seiring perkembangannya, akhirnya direncanakan dibiayai oleh pemerintah pusat, dengan jangka waktu pembangunan selama satu tahun. Akibatnya anggaran yang sudah disiapkan oleh pemerintah daerah tidak bisa diserap dan menjadi penyumbang SILPA yang cukup besar.

Views: 1