Diduga Serobot Batas, Warga Gandusari Kembali Tuntut Penutupan Tambang Batu Andesit

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Resah dengan keberadaan tambang batu andesit di daerahnya, Warga Desa Sukorejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek kembali gruduk lokasi pertambangan dan menuntut agar pihak tambang menghentikan aktifitasnya.

Aksi damai yang digelar di lokasi pertambangan batu andesit oleh sejumlah warga Kecamatan Gandusari ini dilakukan lantaran pihak tambang dinilai tidak menepati perjanjiannya dengan warga, selain itu pihak tambang di duga telah menyalahi aturan yaitu melanggar batas lokasi pertambangan. Sehingga warga setempat menuntut agar aktifitas tersebut dihentikan.

Kuasa hukum warga , Muhamad AA, menjelaskan, untuk menindak lanjuti tuntutannya ini, nantinya warga akan mengirimkan surat ke Pemerintah Kabupaten Dan Pemerintah Provinsi, dengan demikian diharapkan pemerintah mau meninjau dan mengukur batas batas lokasi pertambangan, dengan demikian akan diketahui batas lokasi tambang yang sesungguhnya.

Sementara itu,  pengelola tambang Kasiman saat di konfirmasi enggan untuk bicara, namun pihaknya menjelaskan kepada seluruh warga bahwa saat pengukuran batas lahan, pihaknya juga didampingi oleh pemilik lahan, sedangkan untuk perjanjian pihaknya juga sudah membuat perjanjian lagi kepada warga setempat.

Sebelumnya diketahui bahwa pada beberapa waktu lalu warga Desa Sukorejo pernah menggelar aksi damai penolakan tambang di desanya, Sementara itu setelah dilakukan mediasi antara warga dengan pihak perusahaan, akhirnya melahirkan beberapa perjanjian yang harus disepakati antar pihak. Karena pihak perusahaan dinilai tidak menepati perjanjian tersebut, akhirnya warga kembali gruduk lokasi tambang dan menuntut penutupan tambang

Views: 0