TRENGGALEK, bioztv.id – Tim ahli geologi Universitas Gajah Mada (UGM) yang didatangkan Pemkab Trenggalek di lokasi Longsor Jalur utama Kampak-Munjungan, temukan beberapa fakta penyebab longsor yang terjadi di lokasi tersebut, beberapa diantaranya yaitu adanya jenis batuan yang mejadi pemicu retakan tanah hingga tanah longsor.
Sejak hari pertama datang dilokasi bencana tanah longsor yang ada di Dusun Jedek Desa Ngadimulyo Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek, Dari pengamatan sementara tim ahli geologi UGM menemukan adanya jenis batuan Breksi Mandalika dilokasi tersebut, batuan tersebut merupakan batuan yang berasal dari gunung berapi. Sedangkan dalam batuan tersebut juga terdapat kandungan mineral jenis feslpar, yang mudah lapuk bila terkena oleh air. Sehingga hal tersebut bisa memicu terjadinya bencana longsor.
Salah satu peneliti Geologi UGM, Farma Dyva Ferardi, menerangkan, bahwa Kerawanan longsor di Jalur Utama Kampak-Munungan ini juga dipicu oleh kondisi struktur geologi di sekitar lokasi, yaitu adanya retakan-retakan tanah. Terlebih tingginya intensitas curah hujan di wilayah Kecamatan Kampak juga ikut memicu terjadinya tanah longsor di lokasi tersebut.
Sebelumnya diketahui bahwa pada hari pertama penelitian bencana longsor di jalur utama Kampak-Munjungan ini sempat terkendala cuaca hujan dan kabut tebal, pengamatan yang dilakukan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) gagal dilakukan pada hari pertama lantaran kawasan Perbukitan diselimuti awan tebal dan hujan, sehingga prosesnya harus dilakukan pada hari berikutnya.
Views: 8

















