TRENGGALEK, bioztv.id – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Trenggalek terus memperluas jangkauan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kali ini, dinas menyasar kalangan santri di lingkungan pondok pesantren sebagai fokus utama pemantauan kesehatan.
Sebanyak 700 santri dan santriwati Pondok Pesantren Ar-Ridwan, Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan massal pada Jumat (29/5/2026). Pemerintah daerah menjalankan gerakan ini sebagai langkah strategis untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini pada kelompok usia remaja.
Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Dinas Kesehatan PPKB Trenggalek, serta manajemen Pondok Pesantren Ar-Ridwan sukses menjalankan program tersebut melalui kolaborasi lintas sektor.
Plt Kepala Dinas Kesehatan PPKB Trenggalek, drg. Andiek Muarifin, menegaskan tim medis harus memberikan perhatian kesehatan secara berkala di lingkungan pesantren. Menurutnya, para santri masuk dalam kelompok usia produktif yang berperan penting terhadap masa depan daerah.
“Hari ini kami menggelar kegiatan cek kesehatan gratis di Pondok Pesantren Ar-Ridwan. Aksi nyata ini merupakan buah kolaborasi erat antara Kemenko PMK, Dinas Kesehatan Trenggalek, dan pengasuh pondok pesantren,” ujar drg. Andiek di sela-sela memantau kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menjalankan berbagai jenis pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Tim medis memeriksa potensi penyakit tidak menular, mengevaluasi status gizi, memantau tumbuh kembang remaja, memeriksa kesehatan mata dan telinga, hingga melakukan skrining penyakit menular Tuberkulosis (TBC).
“Kegiatan CKG kali ini meliputi pemeriksaan potensi penyakit tidak menular, pengukuran status gizi dan tumbuh kembang anak, pemeriksaan kesehatan indra penglihatan serta pendengaran, hingga pemeriksaan khusus untuk skrining TBC,” jelasnya.
Andiek menilai pemeriksaan kesehatan rutin memegang peran penting dalam memetakan potensi gangguan kesehatan sejak awal. Melalui data tersebut, tim medis dapat segera melakukan penanganan klinis sebelum kondisi pasien memburuk.
“Apabila petugas menemukan adanya masalah kesehatan pada diri santri, kami tentu bisa langsung menindaklanjutinya lebih dini agar penyakit tersebut tidak memperparah kondisi pasien,” imbuhnya.
Dinkes Trenggalek Bidik 345 Ribu Jiwa
Untuk mempercepat pelayanan dan mencegah antrean panjang, Dinas Kesehatan Trenggalek menerjunkan 10 tim medis dari 10 puskesmas berbeda.
Dinas Kesehatan Trenggalek mulai menjalankan program cek kesehatan gratis ini sejak Februari 2025. Instansi tersebut berkomitmen melanjutkan program setiap tahun dengan menyasar seluruh kelompok usia masyarakat.
Pada 2026, Dinas Kesehatan menargetkan cakupan pemeriksaan mencapai 46 persen dari total penduduk Trenggalek atau sekitar 345 ribu jiwa.
“Hingga pertengahan Mei 2026 ini, tim kami sudah berhasil merealisasikan capaian pemeriksaan kesehatan gratis di Trenggalek hingga 19,45 persen, atau menyentuh sekitar 147.075 jiwa dari seluruh kelompok usia,” papar drg. Andiek optimistis.
Santri Antusias Periksa Gula Darah
Salah satu santri MTs Muallimin Muallimat Ar-Ridwan, Arkhan Favian Haidar Rizqi, mengaku senang dan terbantu dengan program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. Dalam kegiatan itu, ia menjalani serangkaian tes fisik mulai dari pengukuran antropometri hingga pemeriksaan laboratorium dasar.
“Tadi petugas memeriksa tinggi badan dan berat badan saya, lalu berlanjut ke cek kadar gula darah. Alhamdulillah, tim medis menyatakan hasilnya sehat semua,” cetus Arkhan gembira.
Arkhan menilai program jemput bola ini efektif membantu para santri mengenali kondisi kesehatan tubuh sejak dini. Selain menjalani pemeriksaan gratis, para santri juga mendapatkan edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS) langsung dari tenaga medis.
“Tadi para tenaga medis juga memberikan saran kepada kami agar rajin menyikat gigi sebelum tidur, menjaga pola makan yang teratur, dan selalu disiplin menjaga kesehatan lingkungan asrama,” tandasnya.(CIA)
Views: 3

















