Jelang Idul Adha 2026,  Peternak Kambing di Trenggalek Keluhkan Penjualan Sepi Meski Murah

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idSektor peternakan di Kabupaten Trenggalek menghadapi tekanan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Para peternak kambing harus menghadapi lesunya pasar. Dalam dua bulan terakhir, harga kambing—terutama domba—turun tajam akibat melemahnya daya beli masyarakat.

Bagus Fatkurohman (34), salah satu peternak lokal, mengungkapkan tren penurunan harga sudah terjadi sejak awal musim kurban tahun ini.

“Selama dua bulan terakhir, harga kambing khususnya domba turun drastis. Kami melihat daya beli masyarakat memang sedang melemah,” ujar Bagus.

Stok Melimpah, Pembeli Justru Sepi

Bagus menjelaskan bahwa pasokan ternak yang melimpah justru memperparah kondisi pasar. Banyak peternak menjual ternaknya secara bersamaan, tetapi pasar tidak mampu menyerap karena jumlah pembeli terbatas.

“Sekarang kambing di pasar sangat melimpah, seperti menjamur. Tapi pembelinya justru sepi,” jelasnya.

Ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan membuat harga kambing turun hingga 20 persen dibanding tahun lalu. Jika sebelumnya harga kambing mencapai Rp3,5 juta hingga Rp3,7 juta, kini peternak hanya bisa menjual di kisaran Rp3 jutaan.

Kambing Kurban Jantan Mulai Naik

Meski pasar masih lesu, Bagus melihat tren positif pada kambing jantan dewasa yang memenuhi syarat kurban. Dalam dua pekan terakhir, harga kategori ini mulai merangkak naik.

“Untuk kambing kurban jantan sudah mulai naik. Dengan harga di atas Rp3 jutaan, masyarakat sudah bisa mendapatkan hewan yang layak kurban,” ungkapnya.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada kambing muda atau cempe yang belum memenuhi syarat kurban. Harga jenis ini masih rendah dan belum stabil.

“Kalau yang masih muda, harganya benar-benar masih jatuh,” keluhnya.

Peternak Harap Harga Naik Jelang Hari H

Para peternak kini berharap pasar kembali bergerak menjelang puncak Idul Adha. Mereka menargetkan harga bisa kembali normal seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kami berharap mendekati hari H, harga bisa naik lagi, minimal menyamai tahun lalu,” harap Bagus.(CIA)

 

Views: 5