TRENGGALEK, bioztv.id – Dengan mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat Trenggalek yang Tangguh dan Qur’ani”, gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Kabupaten Trenggalek kembali digelar sejak 15 Hingga 17 Oktober 2024. Kegiatan ini berlangsung di Pendapa Manggala Praja Nugraha dan dibuka oleh Penjabat sementara (Pjs) Bupati Trenggalek, Dyah Wahyu Ermawati.
MTQ tahun 2024 di Kabupaten Trenggalek ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi religius, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat karakter masyarakat Trenggalek. Sebanyak 341 kafilah dari 14 kecamatan bersaing dalam enam cabang perlombaan.
Pjs Bupati Dyah Ermawati dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme peserta dan semua pihak yang berkontribusi pada pelaksanaan MTQ XXXII.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini. Semoga MTQ kali ini tidak hanya sukses dalam pelaksanaan, tapi juga melahirkan prestasi yang membanggakan,” ucap Dyah.
Lebih lanjut, Dyah menekankan bahwa kafilah terbaik dari ajang ini akan dipersiapkan untuk mewakili Trenggalek pada MTQ Provinsi Jawa Timur 2025 di Kabupaten Jember.
“Harapan kita, peserta dari Trenggalek tidak hanya tampil baik di tingkat kabupaten, tapi juga dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi dan membawa prestasi lebih gemilang dibanding tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.
Ajang MTQ juga dinilai sebagai sarana efektif untuk memperkuat syiar Islam di Trenggalek, sekaligus membentuk masyarakat yang tangguh dan memiliki keteladanan Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, MTQ bukan hanya soal kompetisi, tapi juga tentang bagaimana nilai-nilai Qur’an mewarnai kehidupan kita.
“Semoga ini menjadi langkah konkret dalam mencetak generasi Trenggalek yang unggul dan berakhlak mulia,” pungkas Dyah optimis.
Selain menjadi ajang penguatan spiritual, MTQ XXXII di Trenggalek juga memfokuskan persiapan peserta untuk menorehkan prestasi di level lebih tinggi. Ketua Panitia MTQ, H. Zainul Arifin, menyebutkan bahwa beberapa cabang seperti tilawah, tahfidz, tafsir, dan kaligrafi diprioritaskan untuk dilatih lebih intensif.
“Kami menargetkan peningkatan kualitas peserta agar mampu bersaing di tingkat provinsi, terutama di cabang unggulan seperti tahfidz 30 juz,” ungkap Zainul.
Gelaran MTQ XXXII ini diharapkan menjadi titik tolak yang kuat bagi Trenggalek dalam membina kafilah-kafilah muda di Trenggalek.
“Karena ya mereka yang akan menjadi ujung tombak dalam syiar Islam dan prestasi keagamaan di masa mendatang,” pungkas Zainul.(CIA)
Views: 1
















