Kondisi Terkini Santriwati Asal Kampak yang Hamil ditempatnya Menuntut Ilmu

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Kondisi terkini santriwati yang diduga menjadi korban asusila oleh seorang pemuka agama di Kecamatan Kampak kini mulai terungkap. Korban yang kini berusia 18 tahun, telah melahirkan seorang bayi yang usianya hampir 40 hari. Meskipun kondisi ibu dan anak sehat, kasus ini masih cukup alot, terutama terkait tanggung jawab terduga pelaku.

Dewan Penasehat PAC Ansor Kampak, Imam Safi’i, menjelaskan bahwa, pihak keluarga korban meminta sahabat Ansor Kampak untuk mendampingi menanyakan perkembangan penanganan kasus dugaan asusila ini.  Terlbih, korban yang sebelumnya menimba ilmu di salah satu tempat pemuka agama untuk menghafal Al-Qur’an, kini tidak dapat melanjutkan studinya akibat kehamilan yang tidak diinginkan.

“Sejak lulus Mts, korban terus mondok di pesantren itu untuk belajar menghafal Al-Qur’an, namun akhirnya justru hamil hingga melahirkan. Akibatnya, ia tidak bisa melanjutkan hafalannya,” jelas Imam.

Imam juga mengungkapkan bahwa, sesuai pengakuan keluarga korban, hingga saat ini, terduga pelaku tidak pernah menghubungi maupun menjalin komunikasi apapun dengan korban dan keluarganya.

“Sampai sekarang, tidak ada komunikasi dari pihak terduga pelaku. Ini tentu menambah beban psikologis bagi korban dan keluarganya,” tambahnya.

Kasus ini pertama kali mencuat sekitar tiga bulan lalu, ketika perut korban mulai membesar dan mendekati masa persalinan. Pihak keluarga korban sudah melaporkan kasus ini ke Polres Trenggalek. Meskipun demikian, proses penyelidikan kasus ini terbilang alot dan belum ada titik terang. Sementara itu sesuai hasil dari koordinasi dengan Kasatreskrim Polres Trenggalek, mereka menegaskan bahwa kasus ini tidak akan berhenti dan akan terus berjalan.

” Namun, karena prosesnya yang berjalan lambat, kami diminta untuk bersabar menunggu perkembangan lebih lanjut,” pungkas Imam Safi’i. (CIA)

Views: 3