TRENGGALEK, bioztv.id – Anggaran Linmas untuk pengamanan Pemilu 2024 di Kabupaten Trenggalek belum jelas. Khususnya Linmas yang bertugas di PPS dan di PPK. Satpol PP selaku pengguna anggaran linmas, mengaku tidak memiliki anggaran untuk keperluan tersebut. Biasanya, setiap pemilu, anggaran linmas selalu disediakan SatpolPPK.
Kepala Satpol PPK Trenggalek, Habib Solehudin, mengatakan bahwa anggaran linmas yang biasanya dialokasikan di Satpol PP, tidak ada pada tahun anggaran 2024. Hal ini dikarenakan anggaran tersebut terkena refocusing pada tahun sebelumnya.
“Anggaran linmas yang akan ditugaskan untuk mengawal pemilu di Trenggalek, memang tidak ada anggarannya, artinya anggaran Linmas yang biasanya setiap Pemilu dianggarkan di Satpol-PPK, ternyata setelah kami lihat tidak ada, sehingga pada pemilu ini belum bisa memberikan pemberdayaan kepada masyarakat khususnya Linmas,” kata Habib.
Menurut Habib, untuk mengatasi permasalahan ini, pihaknya sudah duduk bersama dengan dinas pemberdayaan masyarakat desa (DPMD) Trenggalek, hasilnya, untuk Linmas yang bertugas di PPS atau didesa akan dicover menggunakan dana desa.
“Kemarin hasil rapat akhirnya kita sepakati dulu untuk linmas yang ada di desa ini di cover dengan dana desa dulu, mungkin di sana ada dana desa 3% yang untuk kegiatan di Pemerintah desa itu bisa digunakan, atau digeser jika masih ada waktu untuk penggeseran,” kata Habib.
Habib juga menjelaskan, karena kelurahan, kecamatan dan linmas yang standby di Kabupaten tidak memiliki Dana Desa, pihaknya sudah mengusulkan anggaran linmas yang tidak bisa tercover dana desa sekitar Rp 99 juta. Anggaran tersebut akan digunakan untuk membiayai operasional linmas yang bertugas di Kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten. Namun, hal tersebut masih menunggu keputusan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Untuk Linmas yang bertugas di masing masing tempat pemungutan suara (TPS) sudah dianggarkan oleh KPU Trenggalek”, Pungkas habib. (CIA)
Views: 40
















