TRENGGALEK, bioztv.id – Setelah melepas sekitar 3 ribuan tukik atau anak penyu, ratusan tukik kembali dilepas liarkan dari area konservasi taman kili kili, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Pelepasan tukik yang dikemas dengan festival ucul ucul ini juga diikuti anak anak usia dini. Hal ini sebagai bentuk edukasi pentingnya menjaga Ekosistem.
Sedikitnya ada sekitar 500 an anak penyu yang kembali dilepas liarkan dari taman kili kili. Pelepasan ini dilaksanakan setiap ada pendaratan penyu, dan telurnya sudah menetas, tukik tukik harus segera dilepas liarkan ke habitatnya. Karena kalau terlalu lama di penangkaran anak penyu itu akan kehilangan insting alaminya. Sehingga tidak bisa kembali ke alam liar dengan selamat.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, alias Mas Ipin menyampaikan, pelepasan anak penyu di taman kili kili ini juga sebagai bentuk edukasi. Saat pelepasan anak anak PAUD dan TK juga banyak yang ikut terlibat. Anak usia dini juga diberi edukasi bahwa satwa liar itu juga butuh kehidupan. Karena tukik tukik itu sebenarnya juga menyeimbangkan ekosistem yang nanti manfaatnya juga akan kembali ke kita.
Mas ipin juga menambahkan, pelepasan tukik kali ini juga bertepatan dengan kedatangan tim penilai kemendagri yang mengusulkan Bupati Trenggalek raih tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya. Penghargaan itu sebenarnya salah satu dari beberapa program yang sudah diusulkan. Penghargaan iu juga sebagai bentuk pengakuan bahwa apa yang dilakukan masyarakat selama ini tidak sia sia,
Views: 23
















