RSU Prigi Gagal Dibangun, Komisi 4 Minta Dinkes Trenggalek Kebut Pengembangan Puskesmas Watulimo

oleh
oleh
RSU Prigi Gagal Dibangun, Komisi 4 Minta Dinkes Trenggalek Kebut Pengembangan Puskesmas Watulimo
RSU Prigi Gagal Dibangun, Komisi 4 Minta Dinkes Trenggalek Kebut Pengembangan Puskesmas Watulimo

TRENGGALEK, bioztv.id – Rencana pembangunan rumah sakit umum di Kecamatan Watulimo gagal, Komisi 4 DPRD Trenggalek tekankan Dinas Kesehatan pecepat pengembangan Puskesmas setempat. Komisi 4 juga meminta agar proses pembebasan lahan milik pemerintah desa segera diselesaikan. Sehingga pembangunan bisa segera dilakukan.

Dari hasil peninjauan dilapangan, diketahui jika Puskesmas Watulimo sangat dibutuhkan untuk menunjang kesehatan masyarakat. Pasalnya, Kecamatan Watulimo lokasinya cukup jauh dengan rumah sakit, sehingga Puskesmas yang ada disana harus lebih dimaksimalkan. Untuk proses pengembangan Puskesmas itu, langkah pertama yang harus dilakukan harus membebaskan lahan yang ada disamping Puskesmas Watulimo. Karena lahan tersebut merupakan milik Pemerintah desa setempat, untuk membebaskannya harus ada tanah penganti atau tukar guling.

Ketua Komisi 4 DPRD Trenggalek, Sukarodin menjelaskan, proses pembebasan lahan Puskesmas Watulimo sudah dianggarkan sekitar 2,7 Miliar Rupiah. Untuk mempercepat proses, pada perubahan anggaran tahun 2022 lalu, Komisi 4 juga sudah meminta agar masterplan dipersiapkan terlebih dahulu. Sehingga saat lahan sudah siap bisa segera dilakukan proses pembangunan. Jika Tahun 2023 ini pembebasan lahan selesai, maka ditargetkan pada Tahun 2024 mendatang ahan tersbeut sudah bisa dibangun.

Sekedar diketahui bahwa, sesuai perencanan Nasional, di Kecamatan Watulimo sudah direkomendasikan agar ada satu bangunan Rumah Sakit Umum.  Upaya pembangunan RUmah Sakit ini sempat direncanakan akan dibiayai menggunakan dana pinjaman daerah melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Namun seiring berjalannya waktu rencana tersbeut gagal dan anggarannya digunakan untuk pengembangan pembangunan RSUD dr.Soedomo Trenggalek.

Views: 41