TRENGGALEK, bioztv.id – Pandangan umum fraksi fraksi terkait nota pertanggungjawaban APBD Trenggalek tahun 2021 sudah dijawab Bupati, Ketua DPRD Trenggalek sebut untuk sementara fraksi fraski bisa menerima jawaban tersbeut. Namun, jawaban bupati tersebut masih akan dibahas lebih lanjut dalam agenda rapat rapat berikutnya.
Sesuai pandangan umum fraksi fraksi pada rapat paripurna beberapa waktu lalu, Sleuruh fraksi kompak kritisi laporan pertanggungjawaban APBD 2021. Diantaranya terkait besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) pada Tahun 2021. Kecilnya pendapatan asli daerah (PAD) dan nominal belanja modal, kondisi infrastruktur yang rusak, hingga berbagai kebijakan lain yang dinilai kurang berpihak terhadapa masyarakat.
Menanggapai jawaban bupati terkait PU fraksi ini, Ketua DPRD Trenggalek, Samsul Anam menyampaikan, dari jawaban bupati yang disampaikan langsung oleh wakil Bupati Trenggalek pada rapat paripurna ini, bisa disimbulkan jika juru bicara masing masing fraksi bisa menerima jawaban bupati atas PU Fraksi. Namun, fraksi fraksi masih akan menindaklanjuti laporan pertanggungjawaban bupati tersebut dalam sejumlah agenda rapat berikutnya.
Sekedar diketahhi bahwa, dalam pandangan umunya, Fraksi PKB sempat kritisi agar pemerintah daerah tidak mengandalkan dana pinjaman dari pemulihan ekonomi nasional (PEN). Disisi lain tingkat kinerja pegawai juga dinilai tidak sebanding dengan nilai tunjangan kinerja itu sendiri. Sementara itu terkait adanya SILPA sebesar 224 Miliar, Fraksi PKB juga tekankan agar ada perubahan perencanaan berdasarkan skala prioritas. Sehingga penyerapan anggaran bisa maksimal dan hasilnya bisa diradakan langsung masyarakat.
Views: 59
















