Penularan Stabil, Sejumlah Kecamatan Di Trenggalek Menjadi Endemik Kasus DBD

oleh
oleh
Penularan Stabil, Sejumlah Kecamatan Di Trenggalek Menjadi Endemik Kasus DBD
Penularan Stabil, Sejumlah Kecamatan Di Trenggalek Menjadi Endemik Kasus DBD

TRENGGALEK, bioztv.id – Sejumlah kecamatan di Kabupaten Trenggalek diketahui menjadi endemik kasus penularan demam beradarah (DBD). Meski demikian pada awal 2022 ini penualran DBD masih stabil. Artinya, meski ada kasus, namun tidak terjadi lonjakan. Sementara itu pemberantasan sarang nyamuk juga terus digalakkan.

Mengacu keterangan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, penulran DBD pada awal tahun 2022 ini sudah ada. Sesuai data yang dihimpun dinas kesehatan, Pada Bulan januari ini, tercatat ada 21 Warga yang terpapar DBD. Kasus penulraan ini terjadi secara sporadis di beberapa Kecamatan. Beberapa diantaranya di Karanganyar sejumlah 3 orang, di Kecamatan Suruh ada 1 orang, Pule 1 orang Baruharjo 1 orang, Karangan 1 orang, Gandusari 2 orang, Puncanganak 4 orang, Munjungan 3 orang dan di Kecamatan Tugu ada 5 orang.

Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes, PPKB), dr.Saeroni menyampaikan, saat ini kondisi Trenggalek masih stabil, trennya tidak ada peningkatan yang drastis. Sementara itu beberapa daerah yang menjadi endemik, atau setiap tahunnya ada kasus DBD, antara lain di Kecamatan Trenggalek, Durenan, Gandusari dan Kecamatan Pogalan.

Saeroni juga menambahkan. Untuk mencegah penyebaran DBD sejak dini, pihaknya menekankan agar masyarakat rajin lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Karena langkah ini menjadi salh satu cara yang ampuh untuk menangani DBD. Dengan PSN dinilai mampu memutus perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang dikenal menjadi pembawa virus Dengue masuk ke tubuh manusia.

Views: 1