TRENGGALEK, bioztv.id – Vaksinasi Covid-19 terhadap ibu hamil di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur masih minim, hingga akhir bulan September 2021 ini, dari sekitar 5.000 ibu hamil baru ada 12% yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama maupun dosis kedua, atau baru ada sekitar 500 ibu hamil yang sudah divaksin.
Menurut keterangan Plt Sekretaris Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek, Pada awalnya ibu hamil memang tidak diperbolehkan menjalani vaksinasi Covid-19, namun seiring berjalannya waktu, berdasarkan hasil kajian Kementerian Kesehatan, akhirnya sejak bulan Maret kemarin Ibu hamil dinyatakan boleh menjalani vaksinasi Covid-19.
Lebih lanjut Plt Sekretaris Dinkes PPKB Kabupaten Trenggalek, Mochamad Rofiq Hindiono menyampaikan, ada dua penyebab utama rendahnya capaian vaksinasi untuk ibu hamil di Trenggalek. Pertama, ketersediaan vaksin yang masih terbatas untuk daerah-daerah. Sedangkan yang kedua adalah pemahaman masyarakat termasuk ibu hamil soal vaksin itu sendiri, sehingga hal ini membutuhkan sosialisasi yang masif.
Rofiq juga menambahkan, saat ini masih banyak warga termasuk ibu hamil di Kabupaten Trenggalek yang belum mengetahui betul manfaat dari vaksinasi dalam meminimalisir risiko paparan Covid-19. Hal itu ditambah masih adanya kabar-kabar bohong yang menyebut vaksin tak aman. Sehingga hal ini menyebabkan vaksinasi belum mampu menjangkau ibu hamil secara maksimal.
Views: 0
















