TRENGGALEK, bioztv.id – Rencana pembangunan rumah sakit di kawasan Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek gagal, pemanfaatan dana hasil pinjaman daerah melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN)sebesar 250 Miliar Rupiah akan dialihkan untuk pengembangan 2 Puskesmas, RSUD hingga pembangunan infrastruktur.
Mengacu keterangan Bupati Trenggalek, Saat ini pemerintah daerah sudah mengajukan pinjaman daerah ke PT. Sarana Multi Insfratruktur (SMI) sebesar sekitar 250 Miliar Rupiah. Sejumlah persyaratan yang diperlukan juga sudah dikirim sejak awal pengajuan bulan mei kemarin. sesuai rencana awal, anggaran tersebut akan digunakan untuk membangun rumah sakit di kawasan Prigi Kecamatan Watulimo. Namun seiring berjalannya waktu ada perubahan rencana pemanfaatan,
Lebih lanjut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, karena ada perubahan rencana pemanfaatan, Anggaran pinjaman daerah itu akan dialihkan untuk pengembangan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Slawe dan Puskesmas Watulimo. Selain itu juga akan digunakan untuk pengembangan RSUD Dr.Soedomo Trenggalek dan anggaran pembangunan Infrastruktur. dari total pinjaman sekitar 250 Miliar, rencananya sekitar 100 Miliar untuk infrastruktur dan sekitar 150 Miliar untuk pengembangan fasilitas kesehatan Puskesmas, RSDC hingga RSUD.
Sebelumnya diketahui bahwa, Rencana pembangunan rumah sakit di Kawasan Prigi, Kecamatan Watulimo itu telah masuk dalam amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 8 Tahun 2019. Salah satu amanat dalam Perpres itu menyebutkan, jika pembangunan rumah sakit di Watulimo sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatan pelayanan kesehatan. Meski demikian, seiring berjalannya waktu ada perubahan rencana pemanfaatan, sehingga Rumah sakit di Watulimo gagal dibangun.
Views: 0

















