TRENGGALEK, bioztv.id – Sudah divaksin bukan jaminan seseorang akan terbebas dari paparan Covid-19. Kondisi ini tidak hanya terjadi pada masyarakat umum, namun sejumlah tenaga kesehatan di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek juga diketahui positif Corona pasca menjalani vaksiniasai. Bagaimana hal ini bisa terjadi ? simak penjelasannya berikut ini.
Menurut keterangan direktru RSUD Dr.Soedomo Kabupaten Trenggalek, Kejadian saat seseorang justru diketahui positif Covid-19 pasca menjalani dua kali suntik Vaksin, biasanya paparan virus corona itu terjadi saat sesorang setelah menjalani suntik vaksin pertama, sehingga setelah dilakukan suntik vaksin kedua justru positif. Pasalnya, antara suntik vaksin pertama dan kedua merupakan periode rawan seseorang terpapar Covid-19. Sehingga sat periode itu, harus mengurangi aktivitas diluar rumah, menjaga jarak, dan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat dari biasanya.
Lebih lanjut direktur RSUD Dr.Soedomo kabupaten Trenggalek menyampaikan, kejadian ositif Covid-19 pasca dua kali menjalani Vaksinasi ini juga pernah dialami sejumlah tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit. Mereka diketahui positif setelah sekitar 1 minggu setelh vaksinasi dengan gejala ringan seperti halnya flu dan batuk.
Sunarto juga menambahkan, saat seseorang menjalani suntik vaksin tahap pertama, maka kekebalan tbuhnya akan turun, namun setelah menjalani suntik vaksin kedua kekebalan tubuh justru melonjak naik. Sehingga antara vaksinasi pertama dan kedua ini menjadi masa masa rawan seseorang terpapar Covid-19. Ia juga menjelaskan, vaksinasi memang tidak menjamin seseorang bisa terbebas dari paparan COvid-19, namun kalupun terpapar angka Cycle Threshold (CT) nya tinggi, sehingga mereka bisa lebih cepat sembuh.
Views: 0
















