TRENGGALEK, bioztv.id – Penuhi kebutuhan anggaran penanganan pandemi Covid-19 ,DPRD Trenggalek pastikan jika anggaran yang tersedia saat ini tidak mencukupi, masih ada anggaran cadangan lain yang bersumber dari BTT. Namun anggaran itu baru bisa digunakan jika memang terjadi ledakan dan anggaran yang tersedia benar benar habis.
Mengacu keterangan Ketua Komisi 4 DPRD Trenggalek, hingga saat ini pihaknya sudah lakukan evaluasi terhadap perkembangan rencana penggunaan anggaran Covid-19 yang bersumber dari anggaran hasil refokusing kemarin. Dari hasil evaluasi sementara penggunaan anggaran itu masih sesuai dengan perencanaan, namun jika sampai terjadi ledakan kasus Covid-19 dan anggarannya habis, Pemerintah daerah masih punya BTT sebagai anggaran cadangan.
Lebih lanjut ketua Komisi 4 DPRD Trenggalek, Mugianto menyampaikan, Jika dalam kurun waktu tiga bulan kedepan kasus penularan Covid-19 menurun, maka anggaran yang tersedia bisa tidak habis dipakai. Artinya BTT juga tidak sampai digunakan untuk penanganan Covid-19, sehingga pada perubahan anggaran mendatang, anggaran itu bisa dialokasikan untuk kegiatan kegiatan lain yang sifatnya mendesak.
Seperti diberitakan sebelumnya, kroscek langsung penggunaan anggaran penanganan pandemi Covid-19 yang bersumber dari hasil refokusing anggaran pada beberapa waktu lalu, Komisi 4 DPRD Trenggalek panggil 4 OPD tekhnis yang membidangi. Keempat OPD itu adalah Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan direktur RSUD, Dr,Soedomo Trenggalek.
Views: 0
















