TRENGGALEK, bioztv.id – Komisi 3 DPRD Trenggalek menilai proses pengaspalan jalan raya Munjungan –Panggul ruas craken-sobo memang cukup jelek, selain itu progress pengerjaannya juga dinilai sangat lamban. Pasalnya, saat batas waktu penegrjaan tinggal sekitar dua minggu, pengaspalan tersebut masih mencapai sekitar 28% saja.
Tanggapi aduan masyarakat terkait buruknya pengaspalan jalan raya Munjungan-Panggul, Komisi 3 DPRD Trenggalek akhirnya lakukan sidak ke lokasi. Dari hasil sidak tersebut diketahui bahwa kualitasnya sangat buruk. Aspal yang baru digelar di jalan sudah banyak rontok. Sehigga jalanan menjadi dipenuhi kerikil kerikil kecil yang berakibat membahayakan pengguna jalan.
Menanggapi hal ini, ketua Komisi 3 DPRD Trenggalek, Sukarudin menyampaikan, mengingat pengerjaannya dinilai terlalu lamban, pihaknya menekankan agar lebih dipacu, sehingga saat jatuh tempo batas akhir pengerjaan pada 25 Nopember mendatang, pekerjaannya bisa diperhitungkan. Apakah layak untuk diberi perpanjangan waktu, atau harus di blacklist.
Sebelumnya diketahui bahwa, Kondisi buruknya pengspalan jalan raya munjungan-Panggul ruas Craken Sobo ini sudah di keluhkan warga setempat sejak awal pengerjaan, pasalnya sejak mulai pengerjaan, kualitasnya kurang bagus, baik dari segi ketebalan aspal, maupun dari segi hasil aspal yang ditebar,. Sehingga aspalnya mudah rontok. Bahkan kondisi aspal juga mudah hancur saat diremas menggunakan tangan, ataupun diinjak. Selain itu proses pengerjaannya juga tidak rutin dikerjakan setiap hari, terkadang dikerjakan, namun terkadang juga tidak dikerjakan.
Views: 0
















