Pohon Jati Tumbang Tutup Jalan Nasional Trenggalek–Pacitan, Lalu Lintas Sempat Lumpuh Total Hingga Tengah Malam

oleh
oleh
Proses Evakuasi Pohon Tumbang Hingga Tengah Malam
Proses Evakuasi Pohon Tumbang Hingga Tengah Malam

TRENGGALEK, bioztv.id – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Panggul sejak Minggu (7/12/2025) sore kembali memicu insiden pohon tumbang di jalur vital Trenggalek–Pacitan. Sebuah pohon jati berukuran besar ambruk dan menutup penuh badan jalan di Desa Besuki. BPBD Trenggalek langsung turun tangan untuk mengevakuasi pohon tersebut agar kemacetan dan potensi kecelakaan tidak terjadi.

Kepala BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menegaskan bahwa timnya menangani kejadian itu dengan cepat meski berlangsung pada malam hari.

“Sekitar pukul 21.30 WIB kami menerima laporan dari sopir travel bahwa pohon jati tumbang dan menutup jalan nasional. Tim langsung kami kerahkan ke lokasi,” ujar Triadi.

Pohon Jati 20 Meter Roboh, Menutup Jalur Nasional

Pohon jati setinggi 20 meter dengan diameter 30 sentimeter itu roboh dari tebing dan melintang menutup jalur nasional KM 07 yang menghubungkan Trenggalek dengan Pacitan.

Kondisi ini menghentikan arus lalu lintas, apalagi banyak kendaraan, termasuk travel malam masih melintas pada jam tersebut.

“Ini jalur penghubung utama. Kalau tertutup, risikonya cukup besar bagi pengguna jalan,” kata Triadi.

Evakuasi Berlangsung 30 Menit, Lokasi Akar di Tebing Jadi Kendala

Setelah menerima laporan, dua personel BPBD, Adi Mujiprasetyo dan Hadi Purwanto, bergerak menuju lokasi menggunakan R2 Trail Orange AG 4171 YP dan R4 Pickup Orange AG 8030 YP. Mereka tiba pukul 22.00 WIB dan langsung memulai memotong batang pohon.

Evakuasi sempat terhambat karena akar pohon berada di tebing dengan kemiringan curam, sehingga petugas harus mencari pijakan lebih tinggi supaya bisa memotong batang dengan aman.

“Medannya sedikit menyulitkan. Akar pohon ada di tebing, jadi tim butuh pijakan tambahan. Tapi kami tetap bisa menuntaskan evakuasi dengan aman,” jelas Triadi.

Petugas akhirnya menyelesaikan penanganan sekitar pukul 22.40 WIB, dan jalur kembali dapat dilalui kendaraan.

TRC, Pramuka Peduli, dan Warga Turun Membantu

Selain BPBD, unsur relawan juga ikut membantu proses penanganan. Perwakilan TRC Multi Sektor dan Pramuka Peduli turut membersihkan jalur dari sisa batang dan ranting.

“Keterlibatan relawan sangat membantu mempercepat penanganan di lapangan,” kata Triadi.

Setelah operasi selesai, personel kembali ke pos Unit Panggul dan melanjutkan status siaga on-call sepanjang malam.

BPBD Imbau Warga Tetap Waspada Bencana Susulan

Triadi mengimbau masyarakat agar tetap waspada karena cuaca ekstrem masih berpotensi muncul.

“Hujan intensitas tinggi bisa memicu pohon tumbang, longsor, dan banjir kiriman. Kami minta masyarakat segera melapor bila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan,” tegasnya.

BPBD Trenggalek kini meningkatkan kesiapsiagaan terutama di jalur rawan di perbukitan dan tebing-tebing jalan nasional.(CIA)

Views: 51