PKB Trenggalek Bergerak, Bantu Korban Longsor Depok dan Siapkan Tim Peduli Bencana

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Trenggalek menunjukkan kepeduliannya. Mereka menyalurkan bantuan kepada korban longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan pada Minggu (25/5/2025).

Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin, menyerahkan langsung bantuan. Ia didampingi jajaran Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD Trenggalek. Bantuan itu berisi kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, telur, minyak goreng, gula, dan kopi. Ada juga perlengkapan pribadi seperti lilin, sarung, pakaian, dan air mineral.

“Kami sengaja hadir langsung di lokasi bencana. Alhamdulillah, enam korban sudah ditemukan. Mudah-mudahan semuanya husnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Sukarodin di lokasi.

PKB Trenggalek tidak hanya memberikan bantuan. Mereka juga membentuk Tim Peduli Bencana Alam. Tim ini akan menangani dampak jangka panjang. Murkam memimpin tim ini. Rencananya, tim akan rutin turun ke lapangan membantu proses pemulihan, termasuk pembersihan area longsor.

“Teman-teman PKB sudah saya minta langsung ke lokasi. Akses mobil memang masih sulit, jadi kami gunakan sepeda motor untuk menjangkau titik terdampak,” lanjut Sukarodin.

Politisi asal Trenggalek ini juga menyoroti pentingnya relokasi warga ke tempat yang lebih aman. Ia berharap lokasi pengganti benar-benar layak dan bebas dari potensi bencana serupa di masa depan.

“Saya sudah sampaikan ke BPBD, lokasi baru harus aman dan nyaman. Jangan asal membangun, ini soal keselamatan warga ke depannya,” tegasnya.

Di sisi lain, Sukarodin menyatakan kesiapan PKB di DPRD Trenggalek. Mereka siap mendukung anggaran penanganan bencana melalui skema APBD. Meskipun begitu, ia mengakui anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) saat ini terbatas. Penggunaannya harus prioritas sesuai tingkat keparahan bencana.

“Kami di DPRD punya hak budgeting. Jika anggaran memungkinkan, tentu kami bantu semaksimal mungkin. Tapi, bencana terjadi di beberapa titik di Trenggalek, jadi penggunaannya harus seimbang,” pungkasnya.(CIA)

Views: 80