Longsor Depok Trenggalek, 26 Warga Terpaksa Tingalkan Rumah, 6 Korban Belum ditemukan

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Dampak bencana tanah longsor di Desa Depok, Kecamatan bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Lima rumah warga diketahui hancur. Sementara itu, enam orang dilaporkan hilang pasca bencana longsor, dan 26 lainnya harus meninggalkan tempat tinggalnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Trenggalek, Edy Soepriyanto, menyampaikan, jika sesuai pemetaan daerah rawan bencana, wilayah ini sudah lama masuk peta rawan longsor. Namun, selama ini lokasi tersebut tetap digunakan warga sebagai area permukiman.

“Kami sudah mengevakuasi warga di sekitar lokasi longsor. Mereka kini tinggal sementara di di Paseban posko pengungsian milik Pemerintah Desa Depok,” ujar Edy.

Sebanyak 26 orang kini berada di pengungsian. Dua pengungsi memilih pindah. Mereka menetap sementara di rumah kerabat di luar kecamatan.

“Tadi malam saya ikut mengantar dua warga yang pindah ke rumah putranya di Jati Perahu,” imbuh Edy.

Pada 21 Mei, upaya pencarian korban masuk hari ketiga. Namun, Tim gabungan masih menghadapi banyak kendala. Akses menuju lokasi sempat tertutup timbunan tanah dan batu. Ini menyulitkan tim mencapai titik longsor.

“Kemarin kami terhambat, ada tiga titik pembersihan material longsor yang harus selesai dulu sebelum tim bisa masuk,” tambahnya.

Kepolisian dan tim SAR gabungan mengerahkan anjing pelacak. Ini untuk mempercepat pencarian enam warga yang masih tertimbun.

“Evakuasi tetap berlanjut hari ini, Polisi juga mendatangkan anjing pelacak untuk pencarian korban,” terang Edy.

Trauma masih menyelimuti warga sekitar. Sejumlah keluarga korban berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah antisipasi jangka panjang. Mereka ingin kejadian serupa tidak terulang. Edy berharap proses pencarian korban segera membuahkan hasil.

“Kami mendoakan mudah-mudahan pencarian korban bisa segera selesai, semoga keenam warga itu segera ditemukan.” pungkasnya.(CIA)

Views: 117