Cuaca Ekstrem, Hujan di Musim Kemarau Masih Ancam Trenggalek, Longsor Terjang Permukiman

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Kabupaten Trenggalek masih rawan cuaca ekstrem meskipun kalender biasanya menunjukkan musim kemarau. Hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir menyebabkan tanah longsor dan merusak rumah warga.

Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, menjelaskan bahwa potensi cuaca ekstrem masih terjadi hingga kini. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah Trenggalek dalam beberapa hari ke depan.

“BIasanya, pada bulan Mei sudah memasuki musim kemarau. Namun, karena cuaca ekstrem, sesuai prakiraan BMKG, hujan masih akan terjadi di ini,” jelas Triadi.

Ia mengingatkan masyarakat, terutama yang tinggal di perbukitan atau dekat tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras. Potensi tebing longsor saat hujan lebat masih menghantui warga yang tinggal di pelosok.

Insiden bencana longsor terjadi sekitar pukul 03.40 WIB pada 12 Mei kemarin. Bencana ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan Munjungan sejak Selasa sore. Tebing setinggi 25 meter di belakang rumah Joko Sutrisno, warga Dusun Jajar, Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, tiba-tiba longsor dan menimpa dinding kamar mandi hingga jebol.

“Kejadiannya sekitar jam setengah empat pagi. Warga langsung melapor karena dinding kamar mandi rumah Pak Joko jebol akibat longsoran,” ujar Triadi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material akibat kerusakan kamar mandi diperkirakan mencapai Rp 15 juta.

Setelah kejadian, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kecamatan Munjungan bersama TNI, Polri, perangkat desa, dan warga sekitar segera mengevakuasi material longsor. Selain membersihkan area terdampak, petugas juga mengimbau warga untuk tetap siaga dan segera mengungsi ke tempat aman jika terjadi hujan lebat susulan.

“Tim sudah mengecek lokasi dan membersihkan longsoran. Warga, terutama yang rumahnya dekat tebing, juga kami minta tetap waspada,” tandasnya. (CIA)

Views: 72