Menginjak Usia Ke 35 Tahun, Mas Ipin Ungkap Resolusi Selamatkan Ekonomi di Trenggalek

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Tepat di momen Lebaran Ketupat, 7 April 2025, suasana di Pendapa Manggala Praja Nugraha, Trenggalek, terasa sedikit berbeda. Bukan hanya karena suasana Lebaran yang masih hangat, tapi juga karena hari itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin genap bertambah usia.

Pria yang akrab disapa Mas Ipin itu tak terlihat larut dalam euforia ulang tahun. Justru sebaliknya, ia menyambut pertambahan usia dengan renungan yang dalam.

“Bagi saya, ulang tahun bukan sekadar perayaan. Itu pengingat bahwa umur kita makin pendek. Semoga Tuhan mengampuni dosa-dosa saya,” ujar Mas Ipin di depan Paringgitan, sambil tersenyum tenang di antara jajaran tamu dan staf yang hadir.

Tahun ini, usia boleh bertambah, tapi tanggung jawab Mas Ipin sebagai pemimpin daerah juga ikut bertambah berat. Ia menyadari betul tantangan ke depan, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat Trenggalek.

“Kondisi global sedang tidak stabil. Mulai dari kebijakan perdagangan internasional hingga ketegangan geopolitik, semuanya berdampak ke daerah. Ini yang harus kita hadapi bersama,” jelasnya.

Mas Ipin mengapresiasi langkah Presiden RI yang telah menyiapkan sejumlah paket kebijakan untuk memperkuat ekonomi rakyat, seperti program makanan bergizi gratis, koperasi desa merah putih, dan tindak lanjut inisiatif Danantara. Namun, menurutnya, tantangan terbesar justru ada pada tahap implementasi di daerah.

“Kita di daerah masih mencari cara agar program-program dari pusat ini bisa benar-benar menyentuh masyarakat. Belum semua dilengkapi juknis, jadi kita harus cermat agar tidak salah langkah,” katanya.

Di tengah ketidakpastian itu, Mas Ipin tetap menunjukkan sikap optimis. Ia percaya, jika pemerintah daerah bisa menjadi jembatan yang efektif, maka masyarakat akan mendapat manfaat nyata dari program-program pusat.

“Resolusi saya sederhana, tapi penting: bagaimana kita bisa memperkuat ekonomi lokal dan menyelamatkan masyarakat dari potensi krisis. Itu yang harus jadi fokus bersama,” tegasnya.

Sebagai kepala daerah yang juga seorang ayah dan suami, Mas Ipin memahami bahwa ketahanan ekonomi tak hanya soal angka dan data, tapi tentang harapan dan masa depan keluarga-keluarga di Trenggalek.(CIA)

Views: 1