Meski Siapkan Pendampingan, PN Trenggalek Dukung Penegakan Hukum Insiden Watulimo

oleh
oleh

Trenggalek, bioztv.id – Insiden pengrusakan Mapolsek Watulimo oleh ratusan massa perguruan silat memunculkan berbagai tanggapan. Ketua Pagar Nusa (PN) Trenggalek, Amin Tohari mendukung penegakan hukum terhadap pelaku, Namun Pagar Nusa memastikan pendampingan bagi anggota resminya yang terlibat dalam kasus tersebut.

Amin Tohari menegaskan bahwa pendampingan dilakukan bukan untuk membela kesalahan, tetapi lebih kepada memastikan proses hukum berjalan dengan adil dan proporsional. Ia menegaskan organisasi tidak mentolerir tindakan yang melanggar hukum, namun tetap memperhatikan hak-hak anggotanya.

“Dari sisi penegakan hukum, kami mendukung sepenuhnya langkah yang diambil oleh aparat hukum. Namun, karena ada anggota resmi kami yang terlibat, organisasi merasa perlu melakukan pendampingan. Pendampingan ini untuk memastikan agar mereka mendapatkan proses hukum yang fair,” jelas Amin.

Menurutnya, pendampingan juga dilakukan agar tidak terjadi kesalahan persepsi dalam menangani kasus ini. Amin berharap proses hukum berjalan transparan dan tidak menimbulkan kegaduhan baru di masyarakat.

Selain itu, ia menegaskan bahwa kegiatan internal Pagar Nusa tetap berjalan seperti biasa. Organisasi tidak terpengaruh oleh insiden tersebut dan terus berkomitmen menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur.

“Kegiatan Pagar Nusa di Trenggalek tetap berlangsung dengan baik. Kami fokus pada upaya melestarikan budaya dan menjaga persatuan, tanpa terpengaruh oleh peristiwa yang terjadi,” tambahnya.

Amin juga mengingatkan seluruh anggotanya untuk menjadikan insiden ini sebagai pembelajaran penting. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan semua pihak bisa lebih menahan diri demi menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Dengan langkah pendampingan hukum dan penguatan internal, Pagar Nusa Trenggalek berharap mampu menjaga nama baik organisasi sekaligus mendukung upaya menciptakan suasana yang lebih kondusif di wilayah Trenggalek.

“Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi kami semua. Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai budaya dan spiritual, kami ingin terus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” pungkas Amin.(CIA)

Views: 1