Tampil Beda, Peringatan Hari Jadi Ke-829 Trenggalek, Karangan Bunga Berupa Bibit Untuk Warga

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Usung tema ngayemi, ngayomi, ngayani, ada sejumlah hal yang berbeda pada peringatan Hari Jadi Ke-829 Trenggalek. Diantaranya ada tambahan 2 pusaka baru dan kembalinya prasasti kamulan. Selain itu, jika karangan bunga biasanya berbahan styrofoam, saat ini berubah menjadi bibit yang disedikan untuk masyarakat.

Mengacu keterangan Bupati Trenggalek, dengan tema, Ngayemi, Ngayomi, Ngayani ini, pihaknya berharap tema itu bisa menjadi semangat masyarakat. Artinya, sesama masyarakat bisa saling mengayomi, saling memberi perasaan ayem, hingga saling memberikan keberkahan, dan saling tolong menolong dalam hal ekonomi. Terlebih saat ini masih banyak PR yang harus dituntaskan. Diantaranya terkait kemiskinan ekstream hingga penanganan stunting.

Lebih Lanjut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, prosesi lain yang berbeda pada peringatan hari jadi tahun ini yakni, jika pada tahun tahun sebelumnya ucapan yang dikirim ke pendopo biasanya berbahan styrofoam yang rangkai, saat ini ucapan itu dirubah dalam bentuk rangkaian bibit bibit tanaman. Kemudian masyarakat juga dipersilahkan mengambil bibit bibit tanaman tersebut. Harapannya, selain melestarikan bumi juga bisa menjadi jalan rezeki bagi masyarakat.

Sekedar diketahui bahwa, prosesi peringatan Hari jadi Trenggalek ini dilakukan setiap tanggal 31 Agustus dalam setiap tahunnya. Prosesi ini ditandai dengan kirab pusaka dari balai desa Kamulan menuju pendopo manggala praja nugraha Trenggalek. Selanjutnya, pada malam harinya biasanya juga  ditutup dengan pagelaran wayang kulit dan sejumlah hiburan lainnya.

Views: 46