TRENGGALEK, bioztv.id – Rencana pengaspalan jalan rusak dampak truk material pembangunan Bendungan Bagong belum ada kepastian. Pasalnya, Meski warga setempat sudah keluhakan kondisi ini, namun pemerintah desa Ngares, Kecamatan Trenggalek masih akan menyampaikan aspirasi masyarakat itu ke tingkat kecamatan Hingga Kabupaten.
Berdasarkan keterangan perwakilan warga desa Ngares, Samingan, terkait dampak pembangunan bendungan bagong yang menimbulkan pendangkalan sungai hingga jalan rusak ini, pihaknya bersama warga sudah mengadukan ke pemerintah desa dan BBWS Brantas. Namun dari hasil musyawarah di kantor desa dinilai belum ada solusi yang akurat dan belum ada keputusan yang jelas.
Sementara itu Kepala Desa Ngares, Jumari menyampaikan, Warga dari RT 19 sampai RT 24 sudah datang ke kantor desa. Mereka mengeluhkan kerusakan jalan sepanjang 2 KM. Kerusakan tersebut merupakan dampak dari aktivitas truk material bendungan baging yang melintasi lkasi tersebut. Untuk penanganan permasalahan ini, pihaknya masih akan lakukan musyawarah dengan pihak kecamatan maupun pemerintah Kabupaten.
Seperti diberitakan sebelumnya, Dampak pembangunan Bendungan Bagong di kabupaten Trenggalek dikeluhkan warga. Pasalnya, limbah sisa material bendungan bedampak pada peyumbatan aliran sungai hingga picu banjir bandang. Selain itu jalan yang menjadi akses utama warga juga rusak. Akibatnya, kondisi jalan menjadi licin dan rawan terjadi kecelakaan.
Views: 75

















