Pencarian Pelajar Hanyut di Sungai Ngasinan Trenggalek Masih Terkendala Debit Air & Sampah Banjir

oleh
oleh
Pencarian Pelajar Hanyut di Sungai Ngasinan Trenggalek Masih Terkendala Debit Air & Sampah Banjir
Pencarian Pelajar Hanyut di Sungai Ngasinan Trenggalek Masih Terkendala Debit Air & Sampah Banjir

TRENGGALEK, bioztv.id – Proses pencarian pelajar SMP yang hanyut di sungai Ngasinan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur,  masih terkendala tingginya debit air. Pasalnya, selama beberapa waktu terakhir curah hujan juga cukup tinggi dan berulang kali banjir. Selain itu, kontur sungai dan tumpukan material sampah banjir juga turut mempengaruhi.

Pencarian terhadap pelajar SMP yang hanyut di sungai Ngasinan ini dilakukan sejak Minggu 20 November 2022 Kemarin. Pelajar tersebut diketahui hanyut usai terpeleset saat kerja bakti membuat tanggul disebelah utara sungai Ngasinan. Korban terpeleset bersama beberapa rekan lainnya, namun saat beberapa rekan korban bisa diselanatkan, sedangkan korban justru hanyut dan belum bisa ditemukan hingga saat ini.

Koordinator Pos Basarnas Kabupaten Trenggalek , Yoni Fariza menyampaikan, sedikitnya ada sekitar 40 hingga 50 personil SAR gabungan yang terjun langsung lakukan proses pencarian ini. Pada hari pertama Tim Sar gabungan masih gunakan 2 perahu karet. 1 perahu karet milik Basarnas, dan 1 lagi milik DInas Sosial. Rencananya pada proses pencarian hari kedua akan dilakukan penambahan perahu karet.

Yoni juga menambahkan, pada proses pencarian hari pertama masih terkendala debit air sungai yang cukup tinggi. Selain itu kontur sungai, dan tumpukan material sampah banjir juga turut mempengaruhi proses pencarian. Rencananya pencarian akan terus dilakukan dengan menyusuri aliran sungai Ngasinan hingga bebererapa hari kedepan atau hingga korban ditemukan.