Semalam 7 Jembatan di Munjungan Trenggalek Hanyut Diterjang Banjir, Warga Nyaris Terisolir

oleh
oleh
Semalam 7 Jembatan di Munjungan Trenggalek Hanyut Diterjang Banjir, Warga Nyaris Terisolir
Semalam 7 Jembatan di Munjungan Trenggalek Hanyut Diterjang Banjir, Warga Nyaris Terisolir

TRENGGALEK, bioztv.id – Dampak hujan lebat semalaman, 7 jembatan di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek hanyut diterjang banjir bandang. Akibat kejadian ini aktivitas warga nyaris lumpuh dan terisolir. Selain itu, akibat tingginya curah hujan ini juga sebabkan bencana longsor dibeberapa titik hingga menutup akses transportasi.

Mengacu keterangan kepala Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, bencana banjir dan longsor ini terkadi pada 3 November malam hari. Berawal saat hujan lebat mengguyur kawasan ini sejak siang hingga malam. Kemudian sejak sore hari, banjir sudah mulai meluap dibeberapa titik. Karena curah hujan masih tinggi, dan arus banjir semakin deras akhirnya 7 jembatan juga ikut hanyut diterjang banjir. Dari 7 jembatan itu, 6 diantaranya putus total dan sudah tak tersisa, sedangkan 1 jembatan lainnya juga rusak berat.

Lebih lanjut, Kepala Desa Bangun, Puguh Hadi Santoso menjelaskan, selain banjir yang hanyutkan 7 jembatan, bencana longsor juga terjadi dibeberapa titik.  Beberapa diantaranya menimbun rumah warga, sedangkan lainnya juga ada yang hanyurkan bangunan tembok penahan jalan (TPJ). AKibat putusnya 7 jembatan ini, aktivitas warga nyaris lumpuh total. Pasalnya, warga tidak bisa keluar karena jembatan penghubung sudah hanyut.

Bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Munjungan juga ada yang menutup jalan utama antar Kecamatan Munjungan dan Kecamatan Kampak. Bencana longsor ini terjadi di kawasan Desa Besuki, tepatnya di kawasan kalipeteng. Akibat kejadian ini, akses dari kedua arah juga sempat lumpuh total hngga proses evakuasi material longsor selesai.