TRENGGALEK, bioztv.id – Dampak longsor pada lokasi calon main dam sandaran kanan, proses pembangunan Bendungan Bagong di kabupaten Trenggalek, akan merubah desain awal. Meski demikian untuk lokasi pembangunan terowongan inlet dipastikan tidak berubah, sehingga proses pembangunannya tetap berjalan sesuai rencana.
Berdasarkan keterangan PPK Bendungan bagong, Sesuai dengan desain dan rekomendasi dari Komisi Keamanan Bendungan (KKB), titik longsor yang ada di area Bendungan Bagong itu rencananya akan digali untuk pembangunan main dam sandaran kanan. Dilokasi tersebut struktur tanahnya cukup labil, karena terbentuk beberapa lapis, salah satunya dari lapisan batuan lepas. Sesuai rencana, lokasi tersebut mamang masih akan digali, namun sebelum dialkukan sudah longsor duluan.
Lebih lanjut PPK Bendungan Bagong, Budiono menjelaskan, dari hasil Investigasi terakhir, diketahui jika batuan keras pada lokasi longsor tersebut berada pada kedalaman 12 Meter. Smeentara itu, lokasi longsor tersebut masih berda diatasnya, sehingga tetap akan dilakukan penggalian hingga kedalaman menyentuh batuan keras.
Budiono juga menambahkan, terkait perubahan desain awal pasti ada dalam proses pembangunan Bendungan. hal ini tidak hanya terjadi di Bendungan Bagong saja, namun juga terjadi di lokasi pembangunan bendungan yang lain. Perubahan desain itu bisa melebar, meninggi, banyak galian, banyak timbunan, dan lain sebagainya.
Views: 208

















