Misi Ketahanan Pangan, Danrem 081/DSJ Blusukan di Sawah Trenggalek Panen Perdana Padi Japonica

oleh
oleh
Misi Ketahanan Pangan, Danrem 081/DSJ Blusukan di Sawah Trenggalek Panen Perdana Padi Japonica
Misi Ketahanan Pangan, Danrem 081/DSJ Blusukan di Sawah Trenggalek Panen Perdana Padi Japonica

TRENGGALEK, bioztv.id – Blusukan di area persawahan Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek bersama petani, Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf Deni Rejeki, panen padi japonica varietas koshihikari. Padi jenis premium ini diklaim mampu meningkatkan produktivitas petani menjadi lebih tinggi.

Menurut keterangan Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf Deni Rejeki, padi japonica ini mempunyai banyak keunggulan jika dibandingkan padi pada umumnya. Salah satunya, tingkat produktivitas yang lebih tinggi. Jika padi biasa satu batang hanya menghasilkan sekitar 60-70 butir, padi jenis japonika ini mamou menghasilkan 170 butir padi. Pada luasan lahan 1 hektare, padi biasa umumnya menghasilkan 4,5 ton, untuk padi jenis Japonika di Trenggalek ini petani mampu menghasilkan hingga sekitar 8 ton per hektarenya.

Sementara itu Direktur Teknik PT.ATM, Djoko Ardhityawan menjelaskan, padi japonica telah ditanam di Jawa Timur dalam beberapa tahun terakhir. Selain Trenggalek, padi jenis ini juga dikembangkan di sembilan kabupaten lainnya seperti Tulungagung, Madiun, Bojonegoro, Tuban, dan Jember. Jika dirawat dengan baik, padi jenis ini diklaim bisa menghasilkan hingga 10 ton per hektare. Salah satu kelebihan padi ini bulir lebih panjang, butiran lebih banyak. Kadar gulannya rendah, sekitar 12 sampai 15 % saja.

Disisi lain, Danrem 081 Dhirotsaha jaya juga menambahkan, upaya peningkatan produktivitas petani ini sesuai dengan instruksi KASAD untuk melaksanakan ketahanan pangan. Salah satunya melalui pengembangan padi jenis japonica ini. Tindakan nyata ini tak lain demi meningkatkan kesejahteraan terhadap masyarakat, khusunya petani padi.

Views: 72