Buntut Kasus Malang, Bupati Trenggalek Klaim Tidak Ada Warganya Yang Terpapar Omicron

oleh
oleh
Sempat dikabarkan ada warga Kabupaten malang yang terpapar Omicron usai perjalanan dari Trenggalek, Bupati Mochamad Nur Arifin klaim jika hingga sat ini tidak ada warga Trenggalek yang terpapar Covid-19 varian Omicron. Bupati juga meminta agar warga Trenggalek tidak panik atas kabar yang beredar.
Sempat dikabarkan ada warga Kabupaten malang yang terpapar Omicron usai perjalanan dari Trenggalek, Bupati Mochamad Nur Arifin klaim jika hingga sat ini tidak ada warga Trenggalek yang terpapar Covid-19 varian Omicron. Bupati juga meminta agar warga Trenggalek tidak panik atas kabar yang beredar.

TRENGGALEK, bioztv.id – Sempat dikabarkan ada warga Kabupaten malang yang terpapar Omicron usai perjalanan dari Trenggalek, Bupati Mochamad Nur Arifin klaim jika hingga sat ini tidak ada warga Trenggalek yang terpapar Covid-19 varian Omicron. Bupati juga meminta agar warga Trenggalek tidak panik atas kabar yang beredar.

Dari hasil investigasi dilapangan, Bupati Trenggalek pastikan jika kontak erat dari warga Malang yang dikabarkan terpapar Omicron, hingga saat ini tidak ada yang positif.  Dari 6 kontak erat yang ada, semuanya dinyatakan negatif Covid 19. Hasil negatif itu diperoleh dari hasil pemeriksaan Swab Antigen dan Swab PCR. Sehingga bupati klaim jika hingga saat ini tidak ada warganya yang terpapar Omicron.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, telah beredar kabar jika ada pasien nyonya “L” yang di Swab pada tanggal 11 Januari, dan dinyatakan positif Varian Omicron. Jika dirujuk sesuai pedoman dari Kementrian Kesehatan bahwa kontak erat adalah mereka yang berhubungan dengan rentang waktu setidak-tidaknya 3 hari kebelakang sejak ditemukannya kasus. Nyonya “L”memang berkunjung ke Trenggalek, namun telah meninggalkan Trenggalek sejak tanggal 31 Desember 2021. Jadi kalaupun diklasifikasikan yang di Trenggalek ini sebagai kontak erat, sesuai pedoman Kemenkes itu bukan kontak erat.

Nur Arifin juga menambahkan, Pemerintah Provinsi juga telah merilis jika Nyonya “L” tertular dari tuan “D”, yang diketahui positif tanggal 5 Januari. Tetapi, demi kehati-hatian Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah melakukan screaning dan juga traching Swab. Selain itu pihaknya juga menetapkan PPKM Mikro di sekitar lokasi.

Views: 1