SMAN 1 Trenggalek Terapkan Sistem Kredit Semester, Bupati Beharap Bisa Percepat Pendidikan Diusia Muda

oleh
oleh
SMAN 1 Trenggalek terapkan program Sistem Kredit Semester (SKS) mulai tahun ini, Bupati berharap program tersebut bisa berdampak positif dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pasalnya, dengan SKS itu, Pelajar bisa mempercepat waktu belajarnya, sehingga berkesempatan mengejar pendidikan tinggi pada usia muda.
SMAN 1 Trenggalek terapkan program Sistem Kredit Semester (SKS) mulai tahun ini, Bupati berharap program tersebut bisa berdampak positif dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pasalnya, dengan SKS itu, Pelajar bisa mempercepat waktu belajarnya, sehingga berkesempatan mengejar pendidikan tinggi pada usia muda.

TRENGGALEK, bioztv.id – SMAN 1 Trenggalek terapkan program Sistem Kredit Semester (SKS) mulai tahun ini, Bupati berharap program tersebut bisa berdampak positif dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pasalnya, dengan SKS itu, Pelajar bisa mempercepat waktu belajarnya, sehingga berkesempatan mengejar pendidikan tinggi pada usia muda.

Mengacu keterangan Kepala SMAN 1 Trenggalek, Endang Sri Pratiwi menyampaikan, SMAN 1 Trenggalek menjadi sekolah pertama yang menerapkan program SKS di Kabupaten Trenggalek. Dalam sistem SKS, para siswa yang memiliki kemampuan lebih bisa mempercepat materi yang harus diterima. Sehingga, seorang siswa bisa menyelesaikan satu semester hanya dalam waktu empat bulan. Itu artinya, pembelajaran tingkat SMA bisa ditempuh dalam jangka waktu 2 tahun saja.

Sementara itu Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, program SKS dapat berdampak positif dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Artinya dengan penerapan SKS ini, ke depan akan ada akselerasi yang cukup cepat, dari sisi waktu lama tempuh pendidikan. Sehingga nanti ketika berkarier, mereka bisa menduduki posisi-posisi penting pada usia yang masih muda. Harapannya mereka bisa berinovasi dengan keunggulan usia yang masih muda itu.

Sekedar diketahui bahwa, pada sistem SKS ini, misalkan seorang siswa telah menyelesaikan bab satu dalam satu pelajaran, maka ia bisa langsung melanjutkan ke bab dua. Tidak harus berbarengan dengan teman-teman sekelasnya, Dalam sistem ini, tak ada model pembelajaran kenaikan kelas. Tolok ukur kenaikan tingkat dihitung berdasarkan jumlah pembelajaran yang telah ditempuh.

Views: 0