TRENGGALEK, bioztv.id – Nominal ganti rugi lahan bendungan Bagong dinilai terlalu murah dan tidak bisa untuk membeli lahan maupun membuat bangunan dengan luas yang sama. sejumlah warga terdampak tuntut adanya appraisal ulang. Pasalnya, hasil appraisal yang sudah ada dinilai asal asalan dan tidak sesuai dengan kondisi dilapangan
Menurut keterangan perwakilan warga terdampak bendungan Bagong, Mukani menyampaikan, nilai ganti rugi lahan Bendungan Bagong yang ada saat ini terlalu murah. Bahkan, nilai ganti rupiitu jika dibelikan lahan baru dan membuat bangunan baru tidak bisa mencukupi. Ia meminta agar pemerintah bisa memberikan nominal harga yang layak, sehingga proses pembangunan Bendungan bagong ini bisa segera dimulai, dan warga tidak terus terusan memikirkan nominal ganti rugi saja.
Sementara itu warga terdampak lainnya, Lukman Hakim juga menerangkan, Karena nilai ganti rugi yang ada saat ini tidak layak, ia mmeinta agar dilakuan aprraisal ulang yang sesuai dengan kondisi fisik, jumlah tegakan, dan lain sebagainya. Karena selama ini warga hanya dibenturkan dengan harga, sedangkan untuk lahan 57 bidang yang sudah satu harga juga hanya bisa menambah nominal harga jika ada kekurangan dari appraisal.
Disisi lain, sejumlah warga yang terdampak bendungan Bagong ini juga mulai tagih janji bupati yang diucapkan saat sosialisai penetapan lokasi (Penlok), kawasan Bendungan pada beebrapa waktu lalu. Menurut warga, Bupati pernah bilang jika harga ganti rugi lahan di Bendungan Bagong ini bisa 3 kali lipat dari ganti rugi lahan di Bendungan Tugu.
Views: 0

















