Tak Ingin Kejadian Ngampon-Bendo Terulang, Bupati Trenggalek Minta Uji Lab Berkala Jalan Karangan

oleh
oleh
Tak ingin kejadian pengerjaan jalan Ngampon-Bendo kembali terulang, Bupati Trenggalek minta Dinas PUPR kawal langsung proses pengerjaan. Selain itu, Bupati juga meminta agar dilakukan uji lab secara berkala, yaitu mulai dari material yang akan digunakan, hingga pengujian sampel material yang sudah dipasang.
Tak ingin kejadian pengerjaan jalan Ngampon-Bendo kembali terulang, Bupati Trenggalek minta Dinas PUPR kawal langsung proses pengerjaan. Selain itu, Bupati juga meminta agar dilakukan uji lab secara berkala, yaitu mulai dari material yang akan digunakan, hingga pengujian sampel material yang sudah dipasang.

TRENGGALEK, bioztv.id – Tak ingin kejadian pengerjaan jalan Ngampon-Bendo kembali terulang, Bupati Trenggalek minta Dinas PUPR kawal langsung proses pengerjaan. Selain itu, Bupati juga meminta agar dilakukan uji lab secara berkala, yaitu mulai dari material yang akan digunakan, hingga pengujian sampel material yang sudah dipasang.

Untuk memaksimalkan kualitas pengerjaan jalan Karangan-Nglongsor, Bupati Trenggalek perintahkan langsung Kepala Dinas Pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) untuk memantau terus prosesnya dari hari ke hari, sehingga proses pengerjaan bisa terpantau perkembangan dan kualitasnya.  Untuk proses perbaikan jalan ini, ada dua pekerjaan yang dilakukan, yaitu pekerjaan bawah atas atau pengerasan, dan pekerjaan atas. Saat ini proses pengerjaanya sudah memasuki tahapan pemadatan dan perataan jalan.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, Selain meminta dinas PUPR mengawal langsung proses pengerjaan dari hari ke hari, pihaknya juga meminta agar dilakukan uji laboratorium secara berkala. Yaitu uji lab untuk material yang akan dipasang, dan uji lab sampel material yang sudah dipasang.

Perlu diektahui bahwa, setelaherulang kali memakan korban kecelakaan akibat rusak parah selama kurang lebih 6 bulan terakhir.  Perbaikan Jalan-Karangan Nglongsor akhirnya mulai dilakukan. Sesuai kontrak kerja, pembangunan jalan sepanjang 1,6 Kilometer dengan anggaran sekitar 3,4 Miliar rupiah itu akan rempung pada pertengahan bulan Juli, namun, Bupati meminta pengerjaanya dipercepat agar bulan Juni bisa selesai.

Views: 1