TRENGGALEK, bioztv.id – Diringkus Polisi, Pelaku pembacokan terhadap ayah Kandung di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, mengaku lantaran dendam karena merasa dikucilkan keluarga. Untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku saat melakukan perbuatannya, polisi juga memeriksakannya ke psikiater.
Menurut keterangan , AKP Tatar Hernawan menyampaikan, saat ini pelaku pembunuhan ayah kandung, Fera Setyadi, 27 tahun, warga Dusun Nanggungan, Desa Kertosono, Kecamatan Panggul sudah menjalani pemeriksaan oleh jajaran Satreskrim Polres Trenggalek. Saat ini kondisinya cukup stabil, dari keterangan sementara, pelaku melakukan hal tersebut karena dendam, sebab ia merasa dikucilkan. Pelaku sempat dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan berdasarkan pemeriksaan psikiater pada bulan Semptember tahun 2020 lalu. Untuk memastikan kondisi terkini, palaku juga akan menjalani pemeriksaan kejiwaan di Psikiater.
Sementara itu Dokter Forensik RS Bhayangkara Kediri, Tutik Purwanti menyampaikan, dari hasil otopsi terhadap jenazah korban, ditemukan beberapa luka memar di wajah, luka lecet, dan ada sekitar 5 luka bekas tusukan benda tajam di kepala. Korban diduga meninggal akibat kekerasan yang dialaminnya.
Sebelumnya diketahui bahwa, Pembacokan anak terhadap ayah kandung ini dikethui terjadi pada 15 Februari tahun 2021 sekitar pukul 03.00 WIB. Kejadian ini berawal saat pelaku hendak makan sahur, namun ia merasa sayur yang dimakannya terlalu asin. Sehingga pelaku marah dan menuding ibunya mau meracuninya. Kemudian korban Wahib 52 tahun, yang merupakan ayah pelaku, memberikan pembelaan terhadap istrinya. Hingga akhirnya korban dan pelaku terlibat cekcok yang berakhir pada pembacokan dan penganiayaan terhadap korban.
Views: 3
















