Beranda NEWS MOMENT Pjs Bupati Trenggalek Tak Kunjungi Bencana Munjungan, Warga Sebut Empatinya Kurang

Pjs Bupati Trenggalek Tak Kunjungi Bencana Munjungan, Warga Sebut Empatinya Kurang

597

TRENGGALEK, bioztv.id – Pejabat sementara (Pjs) Bupati Trenggalek belum pernah kunjungi bencana alam tanah longsor dan banjir di Kecamatan Munjungan, warga sebut empatinya Kurang. Karena sejumlah bencana di kecamatan lain yang kondisinya dinilai tidak separah di Kecamatan Munjungan justru sudah di kunjungi.

Menurut keterangan warga Munjungan, bencana alam banjir dan tanah longsor didaerahnya selama beberapa waktu terakhir dampaknya cukup luar biasa. Akibat bencana tersbeut banyak rumah warga yang jebol, dan banyak insfrastruktur jalan dan jembatan yang rusak. Bahkan saat bencana terjadi dua jalan penghubung antar kecamatan juga nyaris lumpuh total akibat tertimbun material longsor. Selain itu, akibat bencana banjir juga merusak sejumlah lahan pertanian warga, baik pertanian padi, jagung, dan lain sebagainya.

Salah satu warga Kecamatan Munjungan, Yopi Danar Andrianto menyampaikan, mengingat selama ada kejadian bencana di daerahnya, Pjs Bupati Trenggalek belum pernah lakukan kunjungan ke daerahnya. Pihaknya menilai empati Pjs kurang, terlebih sejumlah daerah lain yang terdampak bencana justru sudah di kunjungi, namun tidak untuk Munjungan. Yopi juga menerangkan jika warga Munjungan sudah terbiasa di anak tirikan oleh pejabat.

Lebih lanjut Yopi Danar menjelaskan, meski selama terjadi bencana belum pernah ada kunjungan dari Pjs Bupati, namun upaya penanganan dampak bencana terus dilakukan oleh masyarakat secara swadaya. Selain itu dari kalangan forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) juga sudah aktif membantu warga menangani dampak bencana ini.

Dikritisi Warga Munjungan, Pjs Bupati Trenggalek Tepis Sebutan Kurang Empati ?

Sempat dikritisi warga lantaran belum mengunjungi lokasi bencana di Kecamatan Munjungan, Pjs Bupati Trenggalek bantah jika disebut tidak memiliki empati. Karena sejak awal kejadian bencana, pihaknya sudah lakukan koordinasi dengan organisasi pemeritah daerah (OPD) terkait untuk lakukan penanganan.

Saat dihubungi melalui sambungan seluler, Pjs Bupati Trenggalek, Benny Sampirwanto menyemapaikan, antara dirinya dan seluruh OPD mempunyai gruop untuk koordinasi, saat ia mendapatkan informasi bencana di Kecamatan Munjungan itu, pihaknya juga langsung menginstruksikan agar OPD terkait lekukan penanganan yang baik.

Lebih lanjut Pjs Bupati Trenggalek,  Benny Sampirwanto menjelaskan, pada saat kejadian bencana alam tersebut ia ada agenda lain, yakni menghadiri peluncuran aplikasi milik Polres Trenggalek. Hal itu dilakukan demi menjalin komunikasi dan hubungan dengan lembaga lain. Pjs Bupati juga menerangkan bahwa pemerintah merupakan sebuah organisasi, sehingga yang paling penting bukan terkait kehadiran Bupati secara pribadi, melainkan proses penanganan bencana secara cepat.

Perlu diketahui bahwa, pada akhir bulan November lalu, dua gelombang bencana banjir dan tanah longsor menerjang Kecamatan Munjungan. Sedikitnya ada 35 rumah terdampak tanah longsor, selain itu longsor juga mengakibatkan kerusakan jembatan, sekolah dan menutup badan jalan. Sedangkan bencana banjir sempat menggenangi ratusan rumah warga serta sejumlah perkantoran dan fasilitas publik di Munjungan. Karena saat kejadian bencana tersbeut Pjs Bupati tidak hadir secara langsung, warga setempat sempat mengkritisi jika empatinya kurang.